Bunga :
Organ Generatif ini berwarna biru pucat hingga ungu, berbentuk terompet dengan lebar 2,2 hingga 5,5 cm beserta 5 lobus yang kira-kira bulat dan tumpang tindih (panjang 1,6 cm, lebar 1,5 cm).
Bunga :
Organ Generatif ini berwarna biru pucat hingga ungu, berbentuk terompet dengan lebar 2,2 hingga 5,5 cm beserta 5 lobus yang kira-kira bulat dan tumpang tindih (panjang 1,6 cm, lebar 1,5 cm).
Daun :
Daun berbentuk bulat telur dengan ujung tumpul, tipis, pangkal runcing. tepi bergigi dan memiliki panjang mencapai 6-18cm, lebar 3-9 cm yang tersusun secara bersilang berhadapan serta bentuk tulang daun menyirip.
Buah :
Di wilayah Indonesia tanaman Kencana Ungu (Ruellia Tuberosa L.) memiliki beberapa nama antara lain pletekan, ceplesan, pletikan, ptetekan, peretek, atau ceplikan. Nama tersebut diduga karena tanaman kencana ungu pecah saat matang.
Batang :
Batang tumbuhan ini berdiri tegak dengan pangkal sedikit berbaring, bersegi, massif, berbentuk segi empat tumpul, berwarna hijau keunguan serta permukaannya tertutup rambut-rambut yang halus dan pendek.
Biji :
Biji membulat, berukuran sekitar 3-4x2-3 mm, pipih, lengket, dan berwarna coklat. apabila terkena air, biji ini akan berlendir.
Akar :
Akar kencana ungu (Ruellia tuberosa) merupakan akar tunggal yang telah menebal sehingga terlihat seperti modifikasi akar umbi. Akar tanaman ini berbentuk ramping memanjang, dengan fusi berbonggol dan berwarna putih pucat.