Sebagian besar orang akan langsung tertuju pada jenis burung dengan suara merdu "Burung Kenari". Atau jika kita katakan kacang Kenari, maka yang muncul adalah kacang Kenari yang identik dengan Tupai dalam film-film kartun.
Tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia memiliki jenis Kenari yang berhubungan dengan sejarah penajajahan di daerah timur Indonesia, tepatnya di daerah penghasil Kenari terbaik "Makeang", Halmahera Selatan.
Kenari Makeang (Pili nuts) merupakan jenis kacang yang berasal dari bagian timur wilayah Malesia, yaitu kawasan Indonesia, Papua Nugini, Filipina, hingga perbatasan Australia. Pendapat ini sesuai dengan pernyataan bahwa tumbuhan Kenari berasal dari Maluku hingga Vanuatu, serta ada pula yang menyatakannya dari Filipina. Perbedaan pendapat ini karena Kenari memiliki ratusan spesies yang tumbuh di kawasan-kawasan tertentu.
Pada tahun 1652-1654, terjadi penebangan Cengkih secara besar-besaran dengan target Makeang sebagai pulau penghasil Cengkih terbaik yang diakui bahkan oleh bagsa-bangsa Eropa. penebangan ini merupakan gagasan yang timbul karena saat VOC datang ke Ternate, mereka tidak mampu menahan laju penjualan Cengkih yang tumbuh subur di Makeang. Namun, untuk menghindari konflik Ternate dengan VOC maka dibuatlah tipu daya bahwa akar dan batang Cengkih lebih mahal dari pada buahnya, dan di saat bersamaan Belanda memperkenalkan kacang Kenari, serta mengajarkan berbagai cara mengolah Kenari khususnya sebagai minyak goreng, yang mana kala itu masyarakat Makeang belum mengenal minyak goreng dari Kelapa.
Karena tipu daya inilah masyarakat Makeang berlomba-lomba menjual batang dan akar Cengkih dan mengganti menanam Kenari, dan hingga sekarang Kenari (Pili Nuts) ini sudah menjadi pohon sumber kehidupan dan pelindung pulau Makeang, Kenari kini sudah memiliki banyak olahan yang menjadi makanan khas dari Maluku Utara, salah satunya ialah Halua Kenari. Halua Kenari merupakan camilan khas Maluku utara yang terbuat dari karamel dan Kenari yang kemudian di cetak memanjang ataupun bulat. Rasa yang manis dari karamel serta renyahnya Kenari menjadikan halua Kenari cemilan yang cocok untuk dimakan sambil beraktifitas maupun bersantai, kini halua Kenari dapat dinikmati dan dibawa sebagai oleh-oleh karena Falja telah menyediakan halua Kenari khas Maluku utara yang dapat ditemukan di berbagai toko oleh-oleh dan beberapa minimarket di Ternate serta di shopee dan juga Tokopedia.
Dikutip dari kabarpulau.co.id