Artikel Edukasi Halal
Cara Mengurus Sertifikat Halal
Mengurus sertifikat halal kini lebih mudah dengan bantuan pendamping halal.
Siapkan dokumen usaha.
Siapkan daftar produk yang dijual.
Siapkan daftar bahan yang digunakan.
Daftar melalui jalur yang sesuai.
Ikuti proses verifikasi dan pemeriksaan.
Tunggu hasil penetapan halal.
Sertifikat halal diterbitkan.
Semakin lengkap dokumen yang disiapkan, semakin lancar proses pengajuannya.
Kesalahan Umum Saat Pengajuan Sertifikat Halal
Banyak pelaku usaha mengalami kendala karena hal-hal berikut:
❌ Daftar bahan tidak lengkap
Semua bahan yang digunakan harus dicatat, termasuk bumbu, saus, pewarna, dan bahan tambahan lainnya.
❌ Nama produk tidak sesuai
Nama produk yang diajukan harus sama dengan yang dijual.
❌ Dokumen usaha belum lengkap
Pastikan data usaha dan identitas pemilik sudah sesuai.
❌ Tidak menyimpan bukti pembelian bahan
Simpan nota atau informasi pemasok bahan yang digunakan.
❌ Menggunakan bahan yang belum jelas status halalnya
Pastikan bahan yang digunakan dapat ditelusuri asal-usulnya.
Cara Membuat Daftar Bahan
Daftar bahan adalah catatan semua bahan yang digunakan untuk membuat produk.
Produk: Keripik Pisang
No Nama Bahan
1 Pisang
2 Minyak Goreng
3 Gula
4 Garam
✅ Nama bahan
✅ Merek bahan (jika ada)
✅ Pemasok atau tempat membeli
✅ Digunakan untuk produk apa
Semakin jelas daftar bahan, semakin mudah proses pemeriksaannya.
Masa Berlaku Sertifikat Halal
Sertifikat halal memiliki masa berlaku sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaku usaha tetap wajib:
Menjaga kehalalan produk.
Menggunakan bahan yang sama atau yang telah disetujui.
Melaporkan perubahan bahan atau proses produksi jika diperlukan.
Sertifikat halal bukan hanya untuk dimiliki, tetapi juga harus dijaga penerapannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Kewajiban Pelaku Usaha Setelah Mendapat Sertifikat Halal
Setelah mendapatkan sertifikat halal, pelaku usaha wajib:
✅ Menjaga Kehalalan Produk
Menggunakan bahan yang halal dan sesuai.
✅ Menjaga Proses Produksi
Proses produksi harus tetap sesuai dengan yang diajukan.
Peralatan dan tempat produksi harus bersih.
Data bahan dan pemasok sebaiknya disimpan dengan baik.
Jika ada perubahan bahan, produk, atau proses produksi, segera konsultasikan dengan pihak yang berwenang.
Sertifikasi Halal bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, tetapi tentang menjaga kehalalan produk secara berkelanjutan.
Siapkan Dokumen → Daftar Produk → Daftar Bahan → Ajukan → Jaga Kehalalan Produk
📱 Masih bingung? Hubungi tim pendamping halal untuk mendapatkan konsultasi dan bantuan proses pendaftaran.