Natsir menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia (1950-1951) dan dikenal sebagai salah satu pemikir Islam terkemuka di Indonesia.
Wachid menjadi Menteri Agama Indonesia dan berperan penting dalam memodernisasi pendidikan Islam di Indonesia.
Farid terlibat dalam JIB dan kemudian menjadi anggota Majelis Konstituante. Farid Ma’ruf juga dikenal sebagai tokoh pergerakan Islam dan nasionalis.
Mohammad Roem kelak menjadi diplomat dan politisi terkemuka. Ia terkenal karena memimpin Delegasi Republik Indonesia dalam Perjanjian Roem-Royen pada tahun 1949.
Yamin juga berperan aktif dalam JIB. Ia adalah seorang sastrawan, sejarawan, dan politisi yang berperan dalam perumusan dasar negara Indonesia dan perumusan Sumpah Pemuda.
Selaku ketua Jong Java dan pendiri Jong Islamieten Bond,kecakapannya diakui berbagai pihak hingga akhirnya ia menjabat sebagai Loco Burgemeester ( wakil wali kota Bogor) dan pengurus besar Parindra (Partai Indonesaia Raya) sebagai ketua Departemen dan menjadi penasihat Bank Setia Oesaha dan PKVI.