PERTEMUAN RUTIN PANGRUKTILAYA WILAYAH NGESTIHARJO KIDUL
Kamis, 29 Januari 2026 Pukul 19.00 WIB
Pertemuan rutin Pangruktilaya pada bulan Januari diadakan di hari Kamis, 29 Januari 2026 pukul 19.00 WIB dengan petugas konsumsi dari Blok 4. Pertemuan bulan Januari ini dihadiri sebanyak 80 umat wilayah Ngestiharjo Kidul. Seperti biasa, pembukaan pertemuan rutin Pangruktilaya dibuka dengan Ibadat Sabda oleh Bapak Prodiakon Sumaryoto, kekidungan oleh Ibu Warti serta ujub arwah oleh Bapak Samoel. Setelah Ibadat Sabda dilanjutkan dengan pelaporan keuangan oleh para bendahara pangruktilaya. Wilayah juga menyampaikan beberapa update informasi terkait Misa Jumat Pertama, Jalan Salib selama masa pra paskah. Dalam Sarasehan kali ini pembahasan utama terkait persiapan ulang tahun pangruktilaya pada pertemuan rutin bulan Februari dengan petugas konsumsi dari Blok 8. Pertemuan rutin kali ini juga memutuskan ada bantuan konsumsi dari pangruktilaya sebesar 200.000 bagi blok yang bertugas konsumsi. Pertemuan rutin Pangruktilaya ditutup dengan agenda kembul bujana dengan menu swike ayam. (nng)
RAPAT RUTIN PENGURUS WILAYAH BULAN JANUARI 2026
Rabu, 28 Januari 2026 Pukul 19.00 WIB
Pada hari Rabu, 28 Januari 2026 pukul 19.00 WIB di Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo pengurus wilayah mengadakan rapat rutin bulanan. Kehadiran pengurus wilayah sebanyak 15 pengurus. Beberapa hal yang dibahas sebagai berikut :
Presentasi LPJ Pengurus Wilayah Ngestiharjo Kidul Tahun 2026
Persiapan Misa Jumat Pertama pada hari Kamis, 5 Februari 2026
Pembuatan RAB atas dana Hibah Pemerintah Provinsi DIY sebesar Rp 25.000.000,00
Pembicaraan persiapan Jalan Salib selama masa pra Paskah
Pembentukan grup WAG untuk Pasar Jual-Beli diantara umat wilayah Ngestiharjo Kidul
Laporan Keuangan dari Bendahara 1 dan 2
Lain-lain. (nng)
PENERIMAAN KOMUNI UNTUK LANSIA, SAKIT DAN YANG BERKEBUTUHAN KHUSUS
Minggu, 25 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB
Wilayah Ngestiharjo Kidul melakukan kegiatan penerimaan Komuni setiap sabtu sore atau minggu pagi bagi para lansia dan umat yang berkebutuhan khusus di Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo. Kegiatan ini merupakan sebentuk tanggapan atas kerinduan umat untuk menerima komuni namun terkendala untuk dapat hadir ke Gereja Katolik Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan atau Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Paroki Pugeran. Umat yang hadir biasanya adalah para pinisepuh yang sudah tidak memungkinkan datang ke Gereja yang letaknya jauh, kondisi sedang sakit sehingga perlu diantar orang lain. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah Cek Kesehatan. Tujuannya agar kesehatan umat yang hadir dapat setiap minggu dapat diketahui dan dimonitor bersama. Sambil menunggu Prodiakon yang bertugas mengambil Komuni di Gereja Katolik Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan, umat ditayangkan live streaming Perayaan Ekaristi dari Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran. (nng)
RAPAT KOORDINASI USULAN NAMA DEWAN PASTURAL PAROKI ADMINISTRASI BRAYAT MINULYA WIROBRAJAN
Kamis, 22 Januari 2026 Pukul 20.00 WIB
Pada hari Kamis, 22 Januari 2026, Wilayah Ngestiharjo Kidul mengadakan rapat bersama ketua lingkungan-ketua lingkungan untuk menindaklanjuti tugas dari Tim Formatur Pembentukan Dewan Pastural Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan. Pada rapat kali ini wilayah mengundang umat yang pernah atau masih menjabat di kepengurusan GBM untuk memberikan gambaran terkait dinamika apa saja yang sudah terjadi di GBM. Selain itu juga memberikan evaluasi baik dan buruk kinerja pengurus versi mereka sehingga Ketua Wilayah dan Ketua Lingkungan mempunyai gambaran sosok-sosok yang dipandang layak dan cakap mengemban tugas perutusan kelak menjadi Dewan Pastoral Paroki Administratif. Umat Wilayah yang kami undang adalah Ibu Widy Pratiwi yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Paguyuban dan Persaudaraan, Ibu Catharina yang saat ini masih menjabat sebagai PSE GBM, Bapak Soji yang saat ini menjadi prodiakon GBM, Ibu Puden yang pernah masuk kedalam kepengurusan GBM dan Paroki Pugeran, dan Mas Yoga yang saat ini masih menjabat sebagai Tim Pelayanan Kesehatan dan PAMJA GBM. Kehadiran mereka diharapkan supaya Kawil dan Kaling Wilayah Ngestiharjo Kidul menentukan nama tidak seperti mencari kucing dalam karung sehingga nama-nama yang dimunculkan memang berintegritas, ramah kepada umat serta mempunyai semangat melayani. (nng)
PENYERAHAN LPJ PENGURUS WILAYAH 2025 KE GBM DAN PUGERAN
Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 18.00 WIB
Ketua Wilayah Ngestiharjo Kidul menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo Kidul 2025 ke Paroki Pugeran melalui mas Bangun sebagai perwakilan Romo Paroki Pugeran yang berhalangan hadir.
Ketua Wilayah Ngestiharjo Kidul menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo Kidul 2025 ke Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan melalui bapak Prananta sebagai Koordinator Wilayah.
SILAHTURAHMI KE BAPAK PURWANA DPRD KABUPATEN BANTUL
Sabtu, 17 Januari 2026 Pukul 20.00 WIB
RAPAT PANITIA PEMBANGUNAN "PENDOPO"
Jumat, 16 Januari 2026 Pukul 19.00 WIB
LEGIO MARIAE WILAYAH NGESTIHARJO KIDUL
Kamis, 15 Januari 2026 Pukul 17.30 WIB
PERTEMUAN RUTIN IPK (Ibu-ibu Petrus Kanisius) WILAYAH NGESTIHARJO KIDUL
Rabu, 14 Januari 2026 Pukul 16.00 WIB
RAPAT EVALUASI DAN PEMBUBARAN PANITIA MISA NATAL KELUARGA GBM
Selasa, 13 Januari 2026 Pukul 19.00 WIB
Rapat Evaluasi dan Pembubaran Panitia Misa Natal Keluarga 2025 dilaksanakan di Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo, pada hari Selasa, 13 Januari 2026 pukul 19.00 WIB. Panitia yang hadir sebanyak 12 dari 15 panitia, sehingga prosentase kehadiran sebesar 80%. Rapat dimulai dengan berdoa bersama dipimpin oleh Nanang sebagai Ketua Panitia Misa Natal Keluarga 2025. Agenda rapat adalah pelaporan keuangan kegiatan, evaluasi petugas dan saran dan masukan untuk kegiatan berikutnya. Dibawah ini beberapa rangkuman yang bisa kami sampaikan sebagai berikut :
Terkait keuangan, sebaiknya satu pintu untuk keluar masuknya uang sehingga tidak terjadi kebingungan dalam pencatatannya. Penerapan keuangan berimbang perlu mulai diinisiasi bersama. Yang dimaksud keuangan berimbang ini adalah dana yang diberikan sesuai RAB tidak selalu habis sesuai dengan RAB namun dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan prioritas sehingga selalu ada dana sisa yang kedepannya dapat dikembalikan ke GBM dan menunjang program-program GBM selanjutnya. Selain itu, revisi RAB terkait peningkatan konsumsi dari 500 menjadi 700 yang tidak diterima GBM dan panitia harus minta dana dari Wilayah untuk kekurangannya sebesar 800.000/wilayah, realitasnya memang kalau sesuai RAB konsumsi tetap kurang karena berdasarkan checker umat yang hadir sebanyak 750an umat. Berhubung GBM sudah menerima amplop natal yang notabene dari umat maka dana tombokan dari Wilayah dimintakan penggantiannya ke GBM.
Terkait konsumsi, sebaiknya perlu detail-detail teknis diperhatikan seperti perlengkapan dll. Evaluasi ini merujuk pada saat hari H, panitia masih sibuk cari entong, panci, pembagian jenang, dll. Strategi pamja, keamanan dan parkir makan bersama dulu ketika misa mulai menjadi sebuah langkah terobosan yang sangat baik diteruskan untuk kedepannya. Dapat dilihat pemandangan mereka berbaur menjadi satu, kembul bujana bareng sambil ngobrol-ngobrol tanpa memandang status dan kedudukannya. Yang menjadi kebanggaan terkait konsumsi ini adalah kerelaan kehadiran Romo Sukendar, Pr yang berkenan datang menyapa umat disambi makan jenang lemu, walaupun beliau tidak memimpin misa di GBM.
Terkait talak, sebaiknya id petugas diperbanyak karena dari 15 talak tidak semua mendapatkan id petugas sehingga muncul perasaan malu untuk melayani umat tanpa id. Realitasnya petugas talak yang tidak mendapatkan id hanya kemudian menempatkan diri sebagai umat. Demikian juga terkait petugas yang menghitung kolekte hanya 3 orang saja. Masukkannya untuk GBM memperhatikan id petugas di hari-hari besar ini supaya semua petugas mendapatkan id petugasnya.
Terkait koor, sebaiknya perlu ada dokumentasi yang ditugakan dalam kepanitian sehingga koor yang diampu oleh anak-anak PIA ada dokumentasinya. Dalam diskusi ada usulan supaya komsos GBM mempublish dokumentasi yang dilakukan supaya bisa diakses oleh umat.
Terkait among tamu, sebaiknya among tamu dipecah tidak per-wilayah seperti kemarin. Karena umat bebas mau masuk melalui 3 pintu yang belum tentu menjadi umat dari wilayah yang bertugas among tamu. Jadi banyak yang tidak kenal dan hanya sekedar salaman saja dan mempersilahkan saja. Seandainya dipecah minimal among tamu mengenali umat yang masuk melalui pintu yang dijaganya.
Terkait Kerja bakti, sebaiknya kerja bakti dipisah menjadi 2. Ada kerja bakti untuk Malam Natal dan ada kerja bakti untuk Misa Natal Keluarga. Karena kerja bakti tanggal 23 banyak yang hadir, namun kerja bakti untuk menyiapkan tempat konsumsi di Misa Natal Keluarga hanya segelintir orang dan Pamja. Dan ada catatan untuk GBM adalah satu komando dalam mengatur kerja bakti ini sehingga umat yang hadir kerja bakti tidak bingung, misal seperti kursi sudah ditata rupanya diminta untuk mengganti kursi yang warna lain. Ini menjadi keluhan bagi umat yang hadir di kerja bakti.
Terkait kehadiran umat, ini menjadikan salah satu kebanggaan panitia misa natal keluarga 2025 karena rupanya umat yang hadir melebihi kebiasaan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata umat hadir di angka 250an namun kemarin yang hadir diangka 750an. Panitia Misa Natal Keluarga 2025 sudah menginisiasi bersama bahwa sebagai panitia tidak hanya sukses dalam menjalankan tugas kepanitiaan namun juga sukses memastikan menghadirkan umat.
Terimakasih, Berkah Dalem. (panitia)
LAMPAH RATRI KE GEREJA ST. YAKOBUS ALFEUS PAJANGAN BANTUL
Sabtu, 10 Januari 2026 Pukul 18.50 WIB
Lampah Ratri Wilayah Ngestiharjo Kidul kali ini mengambil tema "Laku Sonya, Mecaki Laku Tinari" yang diselenggarakan pada hari sabtu, 10 Januari 2026 pukul 18.50 WIB. Jumlah peserta lampah ratri kali ini sebanyak 18 umat. Dan rupanya peserta lampah ratri kali ini tidak hanya umat dari Wilayah Ngestiharjo Kidul saja, namun juga ada perwakilan dari Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan dan Stasi St. Yusup Padokan.
Diawali dengan pembabtisan bumi, lampah ratri umat Wilayah Ngestiharjo Kidul menuju Gereja St. Yakobus Alfeus, Pajangan. Setiap langkah kaki dipenuhi kerahiman Illahi, diiringi konser kungkong dan suara alami. Tiga jam langkah berat, akhirnya Tuhan menyambut kami semua dalam kerahiman-Nya.
Dan berkat kasih Tuhan melalui orang-orang baik-Nya menjemput kami. Dan pembabtisan bumi kembali dikala kami sudah sampai di rumah. Sluman, slumun, slamet.
Terima Kasih Tuhan. (soji)
RAPAT EVALUASI DAN PEMBUBARAN PANITIA NATAL WILAYAH
Selasa, 06 Januari 2026 Pukul 19.00 WIB
Rapat Evaluasi dan Pembubaran Panitia Natal Wilayah dilaksanakan hari Selasa, 6 Januari 2026 pukul 19.00 WIB. Rapat diawali dengan doa pembukaan dari Bapak Anton umat Antonius dan kemudian dilanjut pelaporan penggunaan dana dari masing-masing seksi. Adapun hasil evaluasi yang kami himpun setelah pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:
Seksi acara berkeinginan menampung usulan-usulan umat terkait konsep, isi acara dll, namun terkendala keterbatasan, adanya pergantian setlist rundown mendadak pada hari-H, kurangnya informasi terkait talent yang diberikan kepada MC, seksi acara sedikit mengalami kesulitan dalam mendapatkan personil untuk MC, seksi acara mengalami kewalahan dalam meng-handle acara, terdapat kehilangan bingkisan anak yang telah disisihkan panitia.
Seksi dekorasi menyayangkan tidak adanya koordinasi antara seksi acara, talent dan perlengkapan dalam peletakan properti talent, adanya pembongkaran properti dekorasi saaat acara berlangsung tanpa koordinasi.
Terdapat perubahan menu snack dari kesepakatan awal, masih adanya barang kotor dan sampah yang belum dikondisikan pada H+1.
Adanya keluhan umat terkait view/pandangan umat diluar terhadap panggng di dalam, dibutuhkan among tamu/tata laksana untuk mengarahkan umat menuju tempat duduk yang masih kosong terutama di area dalam dan kurangnya komunikasi di dalam internal panitia.
Kehadiran umat yang tercatat melalui daftar hadir sejumlah 376 orang, yang artinya tercapai 75,2% dari target kehadiran umat atau 61,5% dari seluruh jumlah umat wilayah namun masih kurangnya kesadaran personil panitia dalam setiap rapat koordinasi, berdasarkan rata-rata daftar hadir hanya sekitar 23 orang dari 44 panitia atau hanya sekitar 52,2 % kehadiran dalam setiap rapat koordinasi.
Beberapa saran atau masukan yang kami dapatkan terkait hasil evaluasi, diantaranya:
Jumlah personil seksi acara dapat dipertimbangkan untuk dilakukan penambahan dalam menyiapkan kegiatan ke depannya. Seksi acara dapat menghimpun informasi talent sebanyak-banyaknya agar mempermudah jika dibutuhkan koordinasi lintas seksi. Dibutuhkan koordinasi lintas seksi lebih intens. Diharapkan kesadaran umat, talent maupun panitia dalam menjaga fasilitas yang ada selama acara masih berlangsung, sehingga tidak terdapat kehilangan maupun kerusakan fasilitas yang masih dibutuhhkan selama acara berlangsung.
Konsep kembul bujana atau makan diawal mendapat respon positif umat. Pendistribusian dana khususnya konsumsi dengan metode anggaran berimbang dirasa sudah efektif.
Diharapkan tetap ada kerja bakti pasca acara di H+1 atau menyediakan petugas kebersihan khusus. Diharapkan dapat terbiasa bekerja menggunakan sistem timeline sehingga meminimalisir hambatan kinerja panitia lain yang saling terkait. Diharapakan kesadaraan tanggungjawab dari masing-masing panitia mulai dari koordinasi dan pelaksanaan tugas kedepannya.
Diharapkan ketika Wilayah sudah mendelegasikan pelaksanaan kegiatan kepada panitia, maka segala bentuk tugas dimanage/diatur/dijalankan oleh panitia termasuk surat menyurat sehingga lebih efektif, efisien dan meminimalisir miss komunikasi. (panitia).
KERJA BAKTI PASCA NATALAN WILAYAH
Minggu, 04 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB
NATALAN WILAYAH NGESTIHARJO KIDUL 2025
Jumat, 02 Januari 2026 Pukul 18.00 WIB
Natalan Wilayah Ngestiharjo Kidul 2025 ini dipersiapkan oleh Panitia Natal yang diisi perwakilan umat dari 4 (empat) lingkungan yang ada dibawah naungan Wilayah Ngestiharjo Kidul. Ketua Panitia Natal 2025 ini adalah Bapak Hendro Martono umat dari Lingkungan Dominicus Jomegatan Wetan. Natalan Wilayah 2025 ini dihadiri kurang lebih 376 umat. Tamu undangan yang hadir adalah Romo Andri sebagai utusan Romo Paroki Pugeran, Bapak Dukuh Agung sebagai utusan Bapak Lurah Ngestiharjo, Mbak Ndari DPRD Provinsi, dan Mbak Regina sebagai utusan dari Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan. Dalam Natalan tahun 2025 ini ada format acara yang berbeda dari biasanya yaitu acara kembul bujana diawal acara natalan. Ini merupakan sebuah langkah inspirasi baru karena selama ini kembul bujana selalu ditempatkan di tengah acara atau di akhir acara.
Acara Natalan kali ini dibagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu Pra-Acara dan Acara Inti. Penampilan pertama Pra-Acara dalam Natalan Wilayah ini adalah Paduan Suara "Blero Voice" menyanyikan 4 buah lagu natal dalam bahasa jawa dan diiringi oleh musik keroncong. Penyerahan hadiah lomba natal anak, Petrus Kanisius Cup, dan tali asih dari IPK (Ikatan Perempuan Katolik) Wilayah Ngestiharjo Kidul kepada Ketua Wilayah, Ketua Lingkungan dan Prodiakon yang selama tahun 2025 memberikan pelayanan kepada seluruh umat wilayah. Menginjak Acara Inti, dibuka dengan Paduan Suara adik-adik PIA Ngestiharjo Kidul dengan iringan musik keroncong. Selanjutnya acara sambutan-sambutan yang dilakukan oleh Ketua Panitia, Bapak Dukuh dan Romo Andri.
Acara inti Natalan banyak diisi oleh tarian-tarian dan bernyanyi sepertiĀ Tari Nusantara dari anak-anak SD Kanisius Jomegatan, Tari Sekar Pangesti dari Lingkungan Bonifasius, Tari Sigrak Delimo dari Lingkungan Carolus, Tari Sekar gongseng dari OMK Ngestiharjo Kidul, Tari Dayang Tekjing dari Lingkungan Dominicus. Sedangkan untuk Lingkungan Antonius mengisi dengan sumbangan lagu dari adik Gisella Ratu dan adik Eros. (nng)
MISA JUMAT PERTAMA DAN ADORASI SAKRAMEN MAHA KUDUS JANUARI
Kamis, 01 Januari 2026 Pukul 18.30 WIB
Misa Jumat Pertama di Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Januari 2026 pukul 18.30 WIB. Misa dipimpin oleh Rm. Antonius Invarien Alpha Andriyanto, Pr dengan menggunakan bahasa Indonesia. Petugas Koor dari Lingkungan Antonius Nitiprayan Lor menggunakan iringan keroncong. Petugas Prodiakon oleh Bapak Moses dan Bapak Samoel. Petugas Misdinar oleh Adek Seto, Jose, Aven dan Sandi. Petugas Lektor dan Doa Umat oleh Mbak Yoav. Petugas Doa Pembangunan Gereja dan Pengumuman oleh Mbak Raras. Petugas Talak dari Lingkungan Carolus Jomegatan Kulon. Petugas Paramenta dan Londry dari Lingkungan Bonifasius Nitiprayan Kidul. Petugas Caos Dhahar dan Parkir dari Lingkungan Dominicus Jomegatan Wetan. Kehadiran umat sebanyak 195 umat. Mari kita selalu mengajak umat disekitar kita untuk hadir di Misa Jumat Pertama sebagai wujud rasa syukur kita masih diberikan kesempatan untuk selalu mengadakan misa di Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo. (nng)