Call/WA 085156195629
Taman merupakan salah satu kebutuhan yang sekarang ini banyak dibutuhkan karena salah satu faktor pendukung agar halaman rumah maupun perkantoran lebiih asri dan tidak terlalu monoton dengan gedung-gedung maupun bangunan lain.
Deskripsi Taman
Taman merupakan areal yang berisikan komponen material keras dan lunak yang saling mendukung satu sama lainnya yang sengaja dibuat oleh manusia dalam kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan luar ruangan. Taman dapat dibagi dalam Taman Alami dan Taman Buatan, Taman yang sering dijumpai adalah Taman Rumah Tinggal, Taman Lingkungan, Taman Bermain, Taman Rekreasi, Taman Botani.
Pertamanan lebih spesifik karena menyangkut aspek estetika atau keindahan dan penataan ruang sehingga memiliki fungsi dalam keberadaannya. Dalam membuat taman ada dua elemen yang dikerjakan, yaitu bidang lunak (softscape) dan bidang bidang keras (hardscape). Bidang lunak meliputi penanaman segala jenis pohon, semak dan rumput sedangkan Bidang keras meliputi pembuatan jalan setapak, kolam, sungai buatan, air mancur, pembuatan tebing, peletakan batu alam, gazebo, alat bermain anak-anak, Ayunan, lampu taman, drainase dan sistem penyiraman.
Penataan taman menyangkut penyesuaian dengan ruang di sekitarnya, seperti: Taman rumah tinggal, Taman perkantoran, Taman lingkungan pemukiman, Taman kota, Taman sekolah, Taman kawasan industri, Taman Wisata.
Saat ini hampir di setiap kota di seluruh dunia memiliki dinas pertamanan yang tugasnya mengurusi perencanaan, pembuatan dan perawatan taman di sebuah kota. Semua kota gencar menata pertamanannya untuk mengimbangi polusi kendaraan bermotor. Kota besar idealnya memiliki ruang sebesar 30 persen dari luas kotanya untuk pertamanan.
Taman dan Kebudayaan
Taman bisa mencirikan sebuah ekosistem, seperti taman tropis, taman sub tropis, pegunungan, pantai dan padang pasir. Menyangkut aspek yang berhubungan dengan kebudayaan, taman bisa mencirikan suatu kebudayaan, seperti, Taman gaya Prancis, Taman gaya Jepang, Taman gaya Jawa, Taman gaya Bali, Taman Kering. [sumber]
Sebelum kita membahas apa yang dimaksud dengan pohon pelindung sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu pengertian Pohon.
Pohon atau juga pokok ialah tumbuhan yang berkayu, dan terbagi menjadi dua kelompok TUmbuhan :
Pertama kelompok pohon berakar tunjang (Dikotil) terdiri dari batang pohon merupakan batang utama yang tumbuh tegak Tajuk Pohon, akar, dan Akar Tunjang berfungsi untuk memperkokoh berdirinya pohon. Batang pohon merupakan bagian utama pohon, dan menjadi penghubung utama dengan bagian akar sebagai penyerap air, dan mineral, Cabang adalah juga batang, tetapi berukuran lebih kecil dari berfungsi memperluas ruang bagi pertumbuhan daun sehingga mendapat lebih banyak cahaya matahari dan juga menekan tumbuhan pesaing di sekitarnya. Batang dibalut dengan kulit yang melindungi batang dari kerusakan, dan cabang yang lebih kecil ialah ranting, dan daun untuk ber Fotosintesis
Kedua kelompok pohon berakar serabut (monokotil) terdiri dari pohon, akar, pelepah, dan daun, pohon berakar serabut tidak bercabang contoh pohon kelapa.
Pohon dibedakan dari semak, Semak juga memiliki batang berkayu, dan bentuknya jauh lebih kecil dibanding dengan bentuk pohon. Demikian juga pisang bukan pohon karena tidak memiliki batang sejati yang berkayu. Jenis-jenis mawar hias lebih tepat disebut semak daripada pohon karena batangnya walaupun berkayu tidak berdiri tegak, dan habitusnya cenderung menyebar menutup permukaan tanah.
Dalam bahasa sehari-hari, pengertian pohon agak lebih luas, yang dalam botani disebut "pohon semu". Contoh paling umum dari kasus ini adalah "pohon" pisang. [sumber]
Pohon Pelindung dapat di artikan sebagai pohon yang memiliki ketinggian di atas 2 meter yang memiliki kerimbunan daun yang cukup untuk melindungi diri orang atau sesuatu yang ada dibawahnya sehingga tidak terkena sinar matahari langsung. Pohon pelindung memiliki kriteria diantaranya sebagai berikut: memiliki ketinggian diatas kepala orang dewasa, memiliki daun yang rimbun serta dahan yang rindang, pada umumnya memiliki batang yang besar. Selain sebagi perlindungan dari sengatan matahari pohon pelindung juga dapat berfunsi sebagai paru-paru bumi di lingkungan tersebut karena mampu merubah Hidrogen menjadi Oksigen karena proses Fotosintesis nya.