Wajah Kemirirejo
di Era Rodanya Masbagia
Wajah Kemirirejo
di Era Rodanya Masbagia
Magelang(3/10) - Kemirirejo menjadi salah satu kelurahan yang mendapat anggaran 30 juta per RT per tahun. Angka ini dinilai cukup besar mengingat Kemirirejo memiliki 57 RT dengan persebaran penduduk di RW 1—9.
Upaya realisasi dana 30 juta per RT per tahun membuat berbagai pertanyaan dari masyarakat. Apakah dengan uang cash 30 juta yang langsung digelontorkan ke masing-masing RT secara cuma-cuma?
Lambat laun, rasa penasaran itu mulai terjawab. Dana 30 juta per RT per tahun ini tidak digelontorkan begitu saja untuk masyarakat, namun melalui sebuah program bernama “Rodanya Masbagia.”
Rodanya Masbagia merupakan program pemberdayaan masyarakat Maju Sehat dan Bahagia. Langkah ini diambil agar Kota Magelang bisa menekan angka kemiskinan dan mengupayakan kemandirian warga melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Hal yang menarik di awal Rodanya Masbagia ini adalah sebagian masyarakat belum tergambar seperti apa Program Rodanya Masbagia.
Realisasi Rodanya Masbagia
Contoh nyata realisasi Rodanya Masbagia di Kelurahan Kemirirejo adalah lancarnya kegiatan non konstruksi yang telah dilaksanakan di bulan April—Agustus tahun 2022 dan kegiatan konstruksi yang sedang berjalan.
Salah satu kegiatan Konstruksi yang sudah terlaksana dengan baik adalah rehab gapura RW 05 dan pembuatan pengaman tangga.
Rehab pemeliharaan gapura dan pembuatan pengaman tangga yang terletak di kawasan Jl. Kol Sugiono RT 02 RW 05 Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelanng Tengah, Kota Magelang. Rehab gapura dan pembuatan pengaman tangga merupakan realisasi Rencana Kerja Masyarakat (RKM) yang telah disusun di tahun sebelumnya.
Proses Kegiatan Konstruksi
Rehab gapura senilai Rp4.491.000,00 dan pembuatan pengaman tangga senilai Rp5.472.000,00 diinisiasi oleh RW 05. Seluruh RT dari RT 1—7 menyisihkan anggaran RKM 30 juta untuk membangun fasilitas RW.
Proses pengerjaan rehab gapura dan pembuatan pengaman tangga di wilayah RW 05 Kemirirejo melibatkan warga masyarakat sebagai upaya meningkatkan swadaya masyarakat. Hal itu bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya membangun wilayah sekitar agar semakin aman dan nyaman. Rehab gapura bertujuan untuk memperluas akses jalan kendaraan roda empat agar dapat dilalui dengan mudah. Seperti mobil pengangkut barang keperluan di TK Tunas Asih dan SDKI (SD Kristen Indonesia) Kemirirejo, Kota Magelang. Adapun manfaat pembuatan pengaman tangga agar anak-anak sekolah dan warga lansia bisa melewati tangga dengan aman.