Dapur Victoria - Membawa Sentuhan Sejarah ke Dapur Modern Anda
Dapur Victoria - Membawa Sentuhan Sejarah ke Dapur Modern Anda
Dapur bergaya Victoria adalah cara indah untuk menghadirkan sentuhan sejarah ke dalam rumah Anda. Desain ini menggunakan banyak kayu dan detail rumit yang membuatnya menonjol dari dapur modern.
Fitur utama dapur bergaya Victoria adalah meja besar yang menjadi pusat perhatian. Penyimpanan tidak diperlukan karena makanan yang dikonsumsi dalam sehari dipetik, ditanam, atau disembelih pada hari yang sama.
Dapur bergaya Victoria dibangun berdiri bebas dengan lemari yang dirancang agar terlihat seperti furnitur. Pintunya bisa dicat atau diwarnai. Untuk efek terbaik, lemari harus memiliki berbagai gaya dan ukuran pintu. Hal ini memungkinkan dapur terlihat lebih otentik dan memudahkan untuk mengintegrasikan dapur Victoria ke dalam desain rumah modern.
Mayoritas makanan di dapur Victoria disimpan di keranjang, rak, atau laci yang dilengkapi dengan pengait panci dan panci di atasnya. Hanya sedikit makanan yang disimpan lebih dari satu hari karena sebagian besar dibeli, dipetik, atau disembelih pada hari itu juga. Hanya beberapa bahan pokok seperti tepung, gula, garam, dan lemak babi yang disimpan lebih lama.
Pada tahun 1800-an, pipa ledeng dalam ruangan diperkenalkan ke banyak rumah. Dapur biasanya merupakan ruangan terakhir yang mendapatkan fitur penghemat tenaga kerja ini. Kebanyakan wastafel bergaya Victoria terbuat dari porselen, seperti yang ini dari Tap Warehouse.
Warga Victoria suka menggunakan meja marmer di dapur mereka karena halus dan menonjolkan kemewahan zamannya. Jenis counter lain yang akan terlihat sempurna di dapur bergaya Victoria termasuk bahan granit, batu sabun, dan kayu. Namun, lebih baik menjauhi desain geometris karena akan menurunkan integritas unit lain di dapur.
Penduduk Victoria tidak lagi menggunakan warna terang di rumah mereka karena polusi udara yang meluas, jadi mereka memilih warna seperti hitam, hijau sage, abu-abu, dan putih pucat. Biru muda juga merupakan pilihan bagus karena lembut dan tidak merusak lemari.
Panel jendela berenda adalah cara bagus untuk menambahkan sentuhan Victoria ke dapur Anda. Ini akan memberikan ruangan Anda nuansa megah yang elegan dan ramah. Anda juga bisa menggunakan lampu gantung dekoratif untuk menonjolkan keindahan dapur Anda. Ini adalah alternatif yang bagus untuk lampu gantung dapur biasa karena lebih halus dan tetap mencerahkan dapur Anda.
Rumah-rumah di zaman Victoria penuh sesak, dan dapur seringkali berukuran kecil tempat pembantu rumah tangga menyiapkan makanan jauh dari ruang makan utama. Tempat makan, atau ruang serbaguna, mungkin berdekatan dengan dapur tempat piring dapat dibilas dan dikeringkan.
Pemilik rumah sering kali menggunakan furnitur yang berdiri sendiri alih-alih lemari built-in di dapur bergaya Victoria. Rak piring kayu besar dapat menampung tumpukan piring porselen dan perlengkapan lainnya, seperti yang ditunjukkan di dapur dari Emilie Fournet Interiors. Kandang yang berdiri sendiri juga bisa menjadi cara yang indah untuk menyimpan peralatan makan dan gelas.
Saat mendesain dapur bergaya Victoria, jangan berhemat pada cetakan. Cetakan dasar lebar, cetakan mahkota, dan cetakan gambar menciptakan tampilan klasik. Cetakan gambar melindungi dinding dari pel yang berputar-putar dan memungkinkan pemilik rumah memajang barang-barang dekoratif seperti vas bergaya Victoria atau potret keluarga berbingkai. Jaga agar cetakan mahkota dan alas tetap sederhana agar tidak membebani ruangan. Cetakan majemuk modern sering kali terlalu penuh hiasan dan tidak berfungsi dengan baik di dapur bergaya Victoria. Untuk mendapatkan inspirasi rumah victoria bisa kunjungi situs dijual.co.id.