Akronim “GAS PiMoLuLO”: merupakan singkatan dari Gerbang Aplikasi Sistem Pertanian Modern & Lengkap untuk Layanan Optimal.
Kata Molulo atau biasa disingkat Lulo diambil dari akar budaya suku Tolaki, yang merupakan salah satu suku yang mendiami daratan Sulawesi Tenggara. Lulo sendiri tergolong seni tarian tradisional bernuansa persahabatan dan dilakukan secara massal sambil bergandengan tangan membentuk lingkaran sambung menyambung disertai alunan lagu/musik. Pada hakekatnya tarian ini membawa pesan kebersamaan, persaudaraan, dan kesetaraan tanpa memandang usia atau status sosial dan kerap ditampilkan sebagai penutup acara bernuansa formal maupun non formal.
Dua Tangan Saling Menggenggam Erat: Manifestasi "Molulo"
Manifestasi “Molulo” memberikan pesan persatuan, persahabatan & kesetaraan
Kolaborasi dan Sinergi: Dalam konteks GAS PiMoLuLO, gerakan "Lulo" ini melambangkan kerjasama harmonis antara BRMP Sultra & mitra stakeholders.
Gotong Royong Modern: Genggaman ini mewakili gotong royong yang diangkat ke level modern, dimana semua pihak saling menopang dalam setiap langkah penerapan teknologi pertanian
Elemen Digital / Garis Grid
Memiliki makna Digitalisasi & Modernisasi, dimana pola kotak/grid biru melambangkan integrasi teknologi, data, sistem informasi digital, serta layanan berbasis website yang presisi dan modern dalam platform GAS PiMoLuLO
Panah Menuju ke Atas
Menggambarjan arah pertumbuhan atau peningkatan melalui akselerasi, efisiensi, dan peningkatan hasil/kualitas sektor pertanian Sulawesi Tenggara yang lebih maju dan berkelanjutan
Buah Kakao & Daun Hijau
Menunjukkan komoditi unggulan daerah dan adanya garis biru tegas melambangkan bahwa komoditas ini terus dipacu & dikembangkan secara ilmiah melalui pendekatan pertanian maju & modern.
Bulir Padi Kuning Emas (Puncak)
Menggambarkan pangan utama, kemakmuran, dan kemandirian pangan nasional menjadi tujuan utama ditopang modernisasi pertanian.
Hamparan Lahan/Garis Hijau
Menggambarkan Kesuburan & Keberlanjutan, dimana bentangan lahan pertanian Sulawesi Tenggara yang subur, dikelola baik dan berbasis ramah lingkungan.