Suhu Permukaan Laut Indonesia
Halo sobat meteorologi! Kalian pasti sudah tahu kan kalau sepertiga wilayah Indonesia merupakan laut. Perlu kalian ketahui, sekitar 240 juta masyarakat Indonesia ditopang oleh wilayah pesisir. Jadi begitu pentingnya pesisir bagi masyarakat Indonesia. Kira-kira kalian sudah tahu belum apa peran suhu permukaan laut bagi benua maritim Indonesia? Jadi guys, suhu permukaan laut memiliki peranan yang penting untuk mengendalikan pengaruh cuaca dan iklim yang terjadi di Indonesia.
Perubahan Iklim
Sebelum kita belajar tentang perubahan suhu permukaan laut, alangkah baiknya kita mengetahui tentang perubahan iklim. Apasih yang dimaksud perubahan iklim? Perlu sobat meteorologi ketahui, yang dimaksud perubahan iklim adalah perubahan iklim secara signifikan dalam jangka waktu yang lama sekitar satu dekade atau lebih.
Perubahan iklim dapat disebabkan oleh meningkatnya gas rumah kaca yang ditimbulkan oleh kegiatan industri. Gas-gas rumah kaca yang meningkat ini menimbulkan efek pemantulan terhadap panas yang diemisikan oleh bumi, jadi panas yang seharusnya alihkan ke luar bumi jadi terperangkap di dalam bumi sehingga bumi menjadi semakin panas.
Nah sobat meteorologi, pastinya kalian sudah tahu dong tentang perubahan iklim yang sedang terjadi pada saat ini. Hal tersebut menimbulkan dampak bagi perubahan suhu permukaan laut loh. Perubahan suhu permukaan air laut erat kaitannya dengan siklus monsun yang terjadi di Indonesia.
Pada bulan Desember, Januari, dan Februari belahan bumi selatan memiliki suhu yang cenderung lebih hangat daripada belahan bumi bagian utara. Hal terebut karena sedang aktifnya monsun Asia dan posisi matahari berada di bumi bagian selatan. Suhu permukaan laut pada periode ini bekisar antara 28°-29,5°C.
Suhu permukaan laut paling hangat terjadi pada bulan Maret, April, dan Mei. Pada saat periode ini tidak terdapat perbedaan suhu yang mencolok antara belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Suhu permukaan laut pada periode ini bekisar antara 29°-30°C.
Pada bulan Juni, Juli, dan Agustus belahan bumi selatan memiliki suhu lebih dingin daripada belahan bumi bagian utara. Hal ini disebabkan oleh aktifnya angin monsun Australia dan posisi matahari yang berada di bumi bagian utara. Suhu permukaan laut tertinggi pada periode ini terjadi di sebagian Selat Malaka yaitu mencapai 30,5°C.
Pada bulan September, Oktober dan November, suhu permukaan laut lebih dingin dibandingkan pada periode bulan Maret, April, dan Mei. Suhu permukaan laut pada bulan ini bekisar 28°-29,5°C. Hanya sebagian kecil yang mempunyai suhu yang lebih hangat yaitu di perairan Sulawesi dengan suhu 30°C.
Perubahan suhu permukaan laut berdampak pada perubahan Intertropical Convergence Zone (ITCZ) yang akan menyebabkan musim berubah dari kondisi normalnya. Selain itu, perubahan suhu permukaan laut juga berpengaruh terhadap curah hujan.
Perubahan suhu permukaan laut juga memengaruhi kejadian badai, pencairan es dan kekeringan di Atlantik. Bertambahnya frekuensi hurricane dan mencairnya es di Greenland merupakan tanda adanya perubahan iklim di Atlantik.
Perubahan suhu permukaan laut juga berdampak pada daerah tropis seperti di wilayah Sabel (sub Sahara, Afrika). Curah hujan di Sabel diperkirakan menurun sekitar 35% sejak tahun 1950. Kekeringan yang terjadi di Sabel yang paling intens terjadi pada tahun 1950-1985. Sampai sekarang wilayah ini sangat sulit untuk pulih dari kekeringan.
Perubahan suhu permukaan laut juga berdampak pada daerah tropis seperti di wilayah Sabel (sub Sahara, Afrika). Curah hujan di Sabel diperkirakan menurun sekitar 35% sejak tahun 1950. Kekeringan yang terjadi di Sabel yang paling intens terjadi pada tahun 1950-1985. Sampai sekarang wilayah ini sangat sulit untuk pulih dari kekeringan.
Habibie, M. N., & Nuraini, T. A. (2014). KARAKTERISTIK DAN TREN PERUBAHAN SUHU PERMUKAAN LAUT. JURNAL METEOROLOGI DAN GEOFISIKA, 37-49.
K, S. (2007). PERUBAHAN IKLIM GLOBAL, KESEHATAN MANUSIA DAN. JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN, 195 - 204.
Susandi, A., Herlianti, I., Tamamadin, M., & Nurlela, I. (2008). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Ketinggian Muka Laut Di Wilayah Banjarmasin . Jurnal Ekonomi Lingkungan.