Sejarah FEB UPRI
Sejarah FEB UPRI
Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada awal berdirinya bernama Fakultas Ekonomi adalah salah satu dari fakultas yang diselenggarakan oleh Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar sebelumnya bernama Universitas Veteran Republik Indonesia Makassar yang memperoleh status terdaftar sesuai Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI nomor 98/DIKTI/ Kep/2000 pada tanggal 17 April 2000 masing — masing untuk jurusan Manajemen dan Akuntansi untuk program studi Strata Satu (SI).
Pada tanggal 09 Januari 2015 Universitas Veteran Republik Indonesia Makassar berubah nama menjadi Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar dengan menyelenggaran Program Studi Manajemen dan Akuntansi dengan nomor SK Izin pendirian 3/M/Kp/I/2015 yang ditandatangani oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Mohamad Nasir.
Pada tahun 2020 Fakultas Ekonomi berubah nama menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis berdasarkan SK Rektor UPRI Makassar No. 137 Tahun 2020 , surat keputusan ini berlaku mulai tanggal 1 Desember 2020, perubahan tersebut sejalan dengan Pembangunan di bidang IPTEK dengan kebutuhan tenaga kerja siap pakai yang semakin kompetitif, arus perubahan akan link and match dengan dunia usaha dan dunia Industri, maka sistim pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan yang terus berkembang dalam berbagai sektor kehidupan dan pembangunan yang menghasilkan tenaga profesional yang menguasai keterampilan dan keahlian secara profesional, selain itu disesuaikan pula dengan nilai, sikap dan perilaku serta etos kerja masyarakat yang sudah mulai mengarah pada era industri dan teknologi.
Selanjutnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis telah merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaaran mencakup aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan secara optimal melalui kebijakan merdeka belajar-kampus merdeka. Kebijakan ini menjadi harapan besar dalam mewujudkan pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercapainya kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa
History of FEB UPRI
At its inception, the Faculty of Economics and Business was called the Faculty of Economics, one of the faculties organized by the Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar, previously called the Veteran University of the Republic of Indonesia Makassar, which obtained registered status in accordance with the Decree of the Directorate General of Higher Education, Ministry of National Education of the Republic of Indonesia number 98/DIKTI/ Kep/2000 on April 17 2000 respectively for the Management and Accounting majors for the Bachelor's Degree (SI) study program.
On January 9 2015, Universitas Veteran Republik Indonesia Makassar changed its name to Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar by organizing the Management and Accounting Study Program with the establishment permit SK number 3/M/Kp/I/2015 which was signed by the Minister of Research, Technology and Higher Education of the Republic Indonesia Mohamad Nasir.
In 2020 the Faculty of Economics changed its name to the Faculty of Economics and Business based on UPRI Makassar Chancellor's Decree No. 137 of 2020, this decision letter takes effect from 1 December 2020, these changes are in line with development in the field of science and technology with the need for ready-to-use workers who are increasingly competitive, the flow of change will link and match with the business world and the industrial world, so the education system is adjusted to suit needs that continue to grow in various sectors of life and development which produce professional staff who master professional skills and expertise, in addition to being adapted to the values, attitudes and behavior as well as the work ethic of society which has begun to move towards the industrial and technological era.
Furthermore, the Faculty of Economics and Business has designed and implemented an innovative learning process so that students can achieve optimal learning outcomes including aspects of attitudes, knowledge and skills through the independent learning-independent campus policy. This policy is a great hope in realizing learning in higher education that is autonomous and flexible so that a learning culture that is innovative, not restrictive and in accordance with student needs is achieved.