Link : Larutan Asam Basa
Link : Titrasi
Apersepsi:
1. Pentingnya pH tubuh link : https://hellosehat.com/urologi/ph-tubuh-ideal-asidosis-alkalosis/
2. Gangguan Keseimbangan Asam Basa link : https://www.alodokter.com/gangguan-keseimbangan-asam-basa
3. Larutan penyangga dalam darah link : https://www.utakatikotak.com/LARUTAN-PENYANGGA-DALAM-DARAH/kongkow/detail/5556
4. Bagaimana untuk mempertahankan pH darah link: https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-1314497/agar-ph-tubuh-tidak-terlalu-asam-
Pertanyaan dari artikel diatas:
Jelaskan yang dimaksud dengan asidosis dan alkalosis
jelaskan penyebab asidosis respiratorik dan alkalosis respiratorik
jelaskan penyebab asidosis metabolik dan alkalosis metabolik
Tugas Diskusi :
Mengapa pH darah manusia cenderung tetap (7,35 – 7,45)
Walaupun kita banyak mengonsumsi minuman asam mengapa pH darah tetap ?
(Misal darah (ekstra sel) kemasukan zat asam (HX) maka darah akan mempertahankan pH denga cara ?)
Tuliskan reaksi kesetimbangan yang mempertahankan pH darah (dalam intrasel dan ekstrasel)
jelaskan jenis jenis sel dalam darah?
Ciri larutan buffer / penyangga / dapar:
1. Dalam larutannya terbentuk dari asam lemah dengan basa konjugasi atau basa lemah dengan asam konjugasi.
2. Larutannya dapat mempertahankan pH dengan adanya penambahan sedikit asam/basa/pengenceran.
Larutan Buffer dibedakan: buffer asam dan buffer basa
Komponen penyusun buffer asam : asam lemah dengan basa konjugasi.
Komponen penyusun buffer basa : basa lemah dengan asam konjugasi.
Larutan Buffer asam dapat terbentuk melalui 2 type :
Campuran asam lemah + basa konjugasi (garamnya)
Misal : CH3COOH + NaCH3COO → sudah membentuk sistem buffer
Komponen buffernya : CH3COOH dan ion CH3COO- (yang berasal dari NaCH3COO)
Asam lemah basa konjugasi
Mengapa CH3COOH + NaCH3COO tidak terjadi reaksi menghasilkan senyawa yang lain, tetapi membentuk reaksi kesetimbangan ?
Karena : . . .
Reaksi asam lemah (berlebih) + basa kuat
Misal: CH3COOH (berlebih) + NaOH → NaCH3COO + H2O + CH3COOH sisa
Hasil reaksi terdapat : CH3COOH sisa dan ion CH3COO- (yang berasal dari NaCH3COO)
Asam lemah basa konjugasi
SOAL NO 1
Hitung pH larutan yang terjadi jika 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M dicampur dengan 50 ml larutan NaCH3COO 0,5 M (Ka CH3COOH = 10-5)
SOAL NO 2
Hitung pH larutan yang terjadi jika 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M dicampur dengan 50 ml larutan Ca(CH3COO)2 0,5 M (Ka CH3COOH = 10-5)
SOAL NO 3
Hitung pH larutan yang terjadi jika 50 ml larutan CH3COOH 0,3 M dicampur dengan 50 ml larutan NaOH 0,1 M (Ka CH3COOH = 10-5)
SOAL NO 4
Diketahui dua gelas,
Gelas A berisi campuran dari 50 ml larutan CH3COOH 0,4 M dengan 50 ml larutan CH3COONa 0,2 M
Gelas B berisi campuran dari 50 ml larutan CH3COOH 0,6 M dengan 50 ml larutan NaOH 0,2 M
Ka CH3COOH = 10-5
a. Tentukan senyawa yang ada dalam gelas A
b. Tentukan senyawa yang ada dalam gelas B
c. Tentukan spesi yang menentukan pH larutan gelas A
d. Tentukan spesi yang menentukan pH larutan gelas B
e. Hitung pH larutan di gelas A
f. Hitung pH larutan di gelas B
g. Buat kesimpulan dari larutan dalam gelas A dan gelas B dalam membentuk larutan penyangga
Larutan Buffer basa dapat terbentuk melalui :
Reaksi basa lemah (berlebih) + asam kuat
Misal: NH3 (berlebih) + HCl → NH4Cl + NH3 sisa
Hasil reaksi terdapat : NH3 dan ion NH4+ (yang berasal dari NH4Cl)
Basa lemah asam konjugasi
Campuran basa lemah + asam konjugasi (garamnya)
Misal: NH3 + NH4Cl → sudah membentuk sistem buffer
Komponen buffernya : NH3 dan ion NH4+ (yang berasal dari NH4Cl)
Basa lemah asam konjugasi
SOAL NO 5
Diketahui dua gelas,
Gelas A berisi campuran dari 50 ml larutan amonia (NH3) 0,4 M dengan 50 ml larutan amonium klorida (NH4Cl) 0,2 M
Gelas B berisi campuran dari 50 ml larutan amonia (NH3) 0,6 M dengan 50 ml larutan HCl 0,2 M
Kb NH3 = 10-5
a. Tentukan senyawa yang ada dalam gelas A
b. Tentukan senyawa yang ada dalam gelas B
c. Tentukan spesi yang menentukan pH larutan gelas A
d. Tentukan spesi yang menentukan pH larutan gelas B
e. Hitung pH larutan di gelas A
f. Hitung pH larutan di gelas B
g. Buat kesimpulan dari larutan dalam gelas A dan gelas B dalam membentuk larutan penyangga.
SOAL NO 6
diketahui Kb NH3 = 10-5
Gelas A: Hitung pH dari larutan 50 ml larutan amonia (NH3) 0,4 M
Gelas B Hitung pH dari campuran dari 50 ml NH3 0,4 M + 2 ml HCl 0,1 M
Gelas C : Campuran dari 50 ml NH3 0,4 M dengan 50 ml NH4Cl 0,2 M kemudian campuran tersebut ditambah 2 ml HCl 0,1 M.
a. Hitung perbandingan [NH3] : [NH4+] sebelum penambahan larutan 2 ml HCl 0,1 M.
b. Hitung perbandingan [NH3] : [NH4+] setelah penambahan larutan 2 ml HCl 0,1 M.
c. Hitung pH sebelum penambahan larutan 2 ml HCl 0,1 M.
d. Hitung pH setelah penambahan larutan 2 ml HCl 0,1 M.
Gelas D : Campuran dari 50 ml NH3 0,4 M dengan 2 ml HCl 0,1 M kemudian campuran tersebut ditambah 50 ml NH4Cl 0,2 M.
a. Hitung perbandingan [NH3] : [NH4+] sebelum penambahan larutan 50 ml NH4Cl 0,2 M.
b. Hitung perbandingan [NH3] : [NH4+] setelah penambahan larutan 50 ml NH4Cl 0,2 M.
c. Hitung pH sebelum penambahan larutan 50 ml NH4Cl 0,2 M.
d. Hitung pH setelah penambahan larutan 50 ml NH4Cl 0,2 M.
Gelas E : Campuran dari 50 ml NH3 0,4 M dengan 50 ml NH4Cl 0,2 M kemudian campuran tersebut ditambah 2 ml NaOH 0,1 M.
a. Hitung perbandingan [NH3] : [NH4+] sebelum penambahan larutan 2 ml NaOH 0,1 M.
b. Hitung perbandingan [NH3] : [NH4+] setelah penambahan larutan 2 ml NaOH 0,1 M.
c. Hitung pH sebelum penambahan larutan 2 ml NaOH 0,1 M.
d. Hitung pH setelah penambahan larutan 2 ml NaOH 0,1 M.
SOAL NO 7
Diketahui dua gelas,
Gelas A berisi 50 ml larutan amonia (NH3) 0,4 M
Gelas B berisis 50 ml larutan amonium klorida (NH4Cl) 0,2 M
Gelas C berisi 50 ml larutan HCl 0,2 M
Gelas D berisi 2 ml larutan KOH 0,1 M
Gelas E berisi 2 ml larutan HCl 0,1 M
Kb NH3 = 10-5
a. Hitung pH larutan yang terjadi jika gelas A dicampur dengan gelas B kemudian gelas C dituangkan kedalam campuran tersebut.
b. Hitung pH larutan yang terjadi jika gelas A dicampur dengan gelas C kemudian gelas B dituangkan kedalam campuran tersebut.
c. Hitung pH larutan yang terjadi jika gelas A dicampur dengan gelas B kemudian gelas D dituangkan kedalam campuran tersebut.
d. Hitung pH larutan yang terjadi jika gelas A dicampur dengan gelas B kemudian gelas E dituangkan kedalam campuran tersebut.
e. Hitung pH larutan yang terjadi jika gelas A dicampur dengan gelas C kemudian gelas D dituangkan kedalam campuran tersebut.
f. Hitung pH larutan yang terjadi jika gelas A dicampur dengan gelas C kemudian gelas E dituangkan kedalam campuran tersebut.