Desa Madiredo, sebuah desa yang terletak di kaki Gunung Arjuno, Jawa Timur, tidak tinggal diam dalam menghadapi tantangan ekonomi di tengah pandemi COVID-19. Bekerjasama dengan Pemerintah Desa Madiredo, PKK Desa Madiredo, dan Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya, para pemuda dan pemudi Desa Madiredo merancang sebuah program inovatif yang mengusung teknologi informasi berbasis e-commerce dan jaringan sosial media untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat, terutama para pelaku UMKM.
Pandemi COVID-19 telah menghadirkan tantangan besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh dunia, termasuk di Desa Madiredo. Terbatasnya akses pasar dan pengetahuan tentang digitalisasi membuat para pelaku UMKM khawatir akan kelangsungan usaha mereka. Namun, di tengah keresahan itu, Pemuda Desa Madiredo mengambil inisiatif untuk membantu UMKM setempat.
Desa Madiredo terus menggali potensi wisata dan ekonomi lokalnya melalui inisiatif yang inspiratif. Selain dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut, Explore Madiredo, sebuah komunitas pemuda lokal, turut aktif dalam mempromosikan potensi wisata Desa Madiredo.
Desa Madiredo, yang terletak di Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menunjukkan komitmen untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya agar dapat maju dan berkembang. Melalui kolaborasi dengan mahasiswa Universitas Brawijaya, Explore Madiredo siap memberikan bantuan dan dukungan kepada UMKM setempat.
Desa Madiredo, Pujon, Kabupaten Malang, berhasil meraih predikat Juara 2 dalam Lomba Gotong Royong se Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa, kepada Ketua LPMD Madiredo, Abdul Rokim, pada acara Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Jawa Timur ke 48 di Kabupaten Sumenep pada Minggu, 31 Oktober 2021.