Podjok atau pojok artinya di ujung atau tepi. Sebutan lainnya adalah Soto Podjok Setono Gedong (koordinat -7.818231, 112.012768)
Menurut pemiliknya, yakni Ibu Raharjo, warung soto ayam sudah berdiri sejak tahun 1926. Bk
Poeliau adalah generasi keempat. Saya mengamati, ada banyak hal yang bertahan dan unik dari Warung Soto Podjok ini meski tidak dipungkiri ada sentuhan pengelolaan modern. Tentu ini yang luar biasa, sekaligus upaya bertahan dalam persaingan bisnis kuliner saat ini.
Soto disajikan dalam mangkok berukuran besar, dengan nasi ukuran sedang seolah mengumpul di sisi mangkok. Ukuran nasi ini sangat nyaman bagi pengunjung wanita atau yang berusia lanjut, atau yang sedang diet. Keunikan lain adalah kuahnya melimpah yang sangat bening. Kuah soto sama sekali terlihat tidak menunjukkan lemak atau minyak. Soto menggunakan ayam kampung. Di atas nasi bertabur seledri lembut dan capar (atau kecambah pendek). Kecambah pendek ini biasa ditemui menemani menu nasi rawon. Ayam diiris tipis dan rapi, memudahkan saat mengunyah dan sangat lembut.
Bagi penggemar kuliner, yang kebetulan bepergian di Kediri, patut mencoba soto ayam di Warung Soto Podjok inI.