Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur mempunyai keadaan iklim yang tergolong daerah tropis kering (semi arid) dengan curah hujan rata-rata 1,200 mm/tahun. Musim hujan biasanya terjadi pada pertengahan bulan Desember hingga bulan Maret dengan intensitas curah hujan yang tinggi dalam durasi waktu yang pendek, sehingga sering menimbulkan banjir. Sedangkan 8 bulan lainnya berlangsung musim kemarau, debit sumber air menurun drastis, daerah pertanian mengalami kekeringan, pasokan air baku tidak memenuhi kebutuhan penduduk perkotaan maupun pedesaan.
Pekerjaan Pembangunan Bendungan Manikin, Kabupaten Kupang Paket 1, diharapkan dapat memenuhi kekurangan air baku bagi kebutuhan air bersih di Kabupaten Kupang dan atau Kota Kupang. Selain itu manfaat lain adalah dapat menyuplai kekurangan kebutuhan air irigasi di hilir Bendungan Tefmo/Manikin sehingga lebih optimal dan mereduksi volume banjir untuk daerah Kecamatan Kupang Tengah.
Rencana Bendungan Manikin, Kabupaten Kupang Paket-I terletak di sungai Manikin antara desa Kuaklalo dan desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan koordinat 10o12’46”LS dan 123o43’04” BT dengan Bendungan tipe random batu gamping inti tegak dengan Cofferdam tipe random batu gamping inti tegak yang akan disupport dengan Bangunan Pengambilan dan Jalan Askses Masuk Bendung (L = 1,235 Km), Jalan Askses Tilong - Manikin serta Bangunan Fasilitas Bendungan yang bersifat Permanen.
Penyediaan air irigasi untuk intensifikasi 310 Ha,
Air Baku 700 liter/detik (Kota Kupang dan Kabupaten Kupang),
Energi Listrik 0,125 MW
Pengendalian banjir dengan debit yang tereduksi 169.45 m3/detik dan kapasitas tampungan tereduksi 3.05 Juta m3