يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
13. Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.
KOMPETENSI DASAR :
3.7 Mengenal aneka ragam permainan asli Betawi (Bentengan)
4.7 Melakukan permainan asli Betawi (Bentengan)
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari bab ini kamu dapat :
Menjelaskan aturan main Bentengan
Melakukan permainan Bentengan secara berkelompok
Menyebutkan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam permainan Bentengan.
B. PETA KONSEP
C. AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Pada gambar di samping tampak anak-anak sedang melakukan permainan apa ya? Ada yang tahukah? Permainan tersebut merupakan permainan asli Betawi. Dimanakah permainan tersebut dimainkan? Bagaimana cara bermainnya?
Yuk, kita pelajari bersama.
A. Mengenal Permainan Bentengan.
Ada berbagai permainan tradisional yang menyenangkan di Jakarta. Salah satu permainan tradisional itu adalah bentengan. Permainan ini punya banyak nama di berbagai daerah di Indonesia. Misalnya, rerebonan, pris-prisan, atau bebentengan di Jawa Barat. Bentengan di Yogyakarta, dan raton di Kulonprogo.
Bentengan berasal dari kata benteng. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, benteng berarti tempat berlindung atau bertahan dari serangan musuh. Permainan ini memang seru karena melibatkan serangan dan pertahanan. Setiap kelompok memiliki benteng yang harus dijaga dan dipertahankan. Benteng tersebut jangan sampai lepas atau direbut lawan. Jika bentengnya direbut lawan berarti kelompoknya kalah. Sebaliknya, kelompok yang berhasil merebut benteng lawan, merekalah pemenangnya.
Permainan ini ada hubungannya dengan kehidupan bangsa Indonesia pada zaman dulu. Pada masa penjajahan Belanda, Belanda membangun benteng-benteng untuk mempertahankan kekuasaannya. Bangsa Indonesia berusaha merebut benteng tersebut, jika benteng tersebut berhasil dikuasai oleh bangsa Indonesia berarti bangsa Indonesia dapat mengusir penjajah Belanda. Sementara itu penjajaah Belanda berusaha mempertahankan bentengnya.
Pada zaman sekarang ini, hal tersebut diterapkan dalam permainan bentengan. Permainan ini dimainkan secara berkelompok. Setiap kelompok berusaha menyerang dan merebut benteng lawan dengan cara menyentuh benda yang dijadikan benteng oleh lawan. Ketika menyentuh benteng lawan, pemain berteriak kata "benteng".
Ada dua kelompok dalam permainan ini. Satu kelompok terdiri atas empat orang atau lebih dan jumlah kedua kelompok harus seimbang. Setiap kelompok memiliki benteng sendiri atau markas. Benteng tersebut dapat menggunakan tiang listrik, pilar rumah, pohon, dinding, atau batu. Setiap kelompok berusaha untuk mengalahkan dan merebut benteng lawan. Permainan ini dapat dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan. Permainan ini dilakukan di tempat terbuka atau tanah lapang. Hal ini karena permainan bentengan membutuhkan tempat yang luas untuk berkejar-kejaran.
B. Aturan Permainan Bentengan
Aturan dalam permainan Bentengan :
Membagi pemain menjadi dua kelompok dan setiap kelompok jumlah anggota sama
Ada benteng yang akan dijadikan markas atau pertahanan
Perwakilan dari masing-masing kelompok melakukan suten
Setiap kelompok berusaha menangkap anggota tim lawan satu per satu yang berusaha merebut bentengnya
Permainan dimulai dari anggota tim yang menang suten untuk menyerang
Anggota tim penyerang yang berhasil disentuh akan ditawan di benteng lawan
Setiap kelompok tidak boleh meninggalkan bentengnya dalam keadaan kosong
Permainan dianggap selesai apabila anggota tim dapat merebut benteng lawan
C. Nilai-Nilai Luhur dalam Permainan Bentengan
Permainan bentengan dapat membentuk karakter sesorang karena ada nilai-nilai luhur dalam permainan tersebut. Nilai-nilai luhur tersebut antara lain :
Kerjasama
Permainan bentengan melatih kerja sama antarkelompok untuk mempertahankan bentengnya dari lawan. Kerja sama menentukan keberhasilan kelompok dalam mempertahankan kelompoknya agar tidak ditawan oleh kelompok lawan. Kerja sama juga dapat menguatkan setiap anggota kelompok.
Sosialisasi
Bermain bentengan mengharuskan kita untuk berinteraksi dengan teman-teman. Semakin sering kita berinteraksi dengan teman-teman akan melatih kita bersosialisasi dengan lingkungan baru.
Kecepatan berpikir
Dalam permainan ini, kita dilatih untuk memikirkan cara untuk menang maupun mempertahankan diri. Misalnya, kita harus berpikir dengan cepat untuk menyelamatkan teman yang ditawan dan mempertahankan benteng. Dengan demikian, kita dilatih untuk berpikir beberapa hal secara bersamaan.
Buku PLBJ untuk SD/MI Kelas 5 Penerbit Erlangga