Komodo merupakan kadal terbesar yang masih hidup di dunia. Komodo jantan dewasa dapat mencapai panjang tubuh hingga 3,1 meter dan berat maksimum sekitar 100 kilogram, sedangkan betina dewasa umumnya memiliki panjang tubuh sekitar 2,4 meter dengan berat hingga 40 kilogram.
Komodo memiliki dua mata, masing-masing dilengkapi dengan dua jenis kelopak mata. Kelopak mata bagian atas cenderung lebihpasif, sementara kelopak mata bawah memiliki jaringan kartilago yang berfungsi membersihkan permukaan mata secara otomatis.
2. Bagian rahang komodo dirancang khusus untuk mencabik dan memotong daging mangsa dengan menggunakan sekitar 60 gigi tajam yang melengkung dan bergerigi. Gigi terpanjang dapat mencapai panjang hingga 2 cm. Meski kekuatan gigitan komodo lebih lemah dibandingkan reptil besar seperti buaya, mereka memiliki keunggulan dalam bentuk liur yang sangat banyak dan kental saat mengharapkan makanan. Liur ini mengandung berbagai strain bakteri serta racun yang berasal dari kelenjar racun di dasar gigi, yang berperan penting dalam melumpuhkan mangsa.
3. Komodo memiliki indera penciuman yang sangat tajam, berkat organ Jacobson yang terdapat di rongga hidung. Bau dari partikel di udara ditangkap oleh lidah bercabang berwarna kuning, kemudian dihantarkan ke organ Jacobson untuk diproses oleh otak. Warna lidah kuning ini membedakan komodo dari spesies biawak lainnya seperti Varanus salvator, yang memiliki lidah berwarna hitam.
4. Telinga komodo membantu menjaga keseimbangan dan pendengaran, namun komodo lebih mengandalkan indera penciumannya untuk mendeteksi mangsa.
5. Kulit komodo terdiri dari sisik keras, yang di dalamnya terdapat struktur tulang kecil yang disebut osteoderm dan dilapisi oleh keratin. Warna kulit komodo dewasa umumnya menyerupai warna tanah liat di Taman Nasional Komodo, sedangkan di wilayah Pulau Flores bagian utara, warna tubuh cenderung lebih kekuningan, khususnya pada bagian leher dan moncong.
6. Komodo memiliki empat kaki, masing-masing dengan lima jari yang dilengkapi dengan kuku tajam dan melengkung. Kuku ini digunakan untuk mencengkeram mangsa, menggali sarang, dan bagi komodo muda (juvenile), digunakan untuk memanjat pohon.
7. Â Komodo muda memiliki ekor yang lebih panjang daripada tubuhnya, namun seiring pertumbuhan, panjang ekor akan menjadi seimbang dengan panjang tubuh. Ekor komodo berbentuk bulat, tebal, dan berotot, berfungsi sebagai penyimpan cadangan lemak, alat penyeimbang saat berlari, serta dayung saat berenang.