Pendidikan kesehatan merupakan upaya berupa bimbingan atau tuntunan kepada peserta didik tentang kesehatan. Meliputi seluruh aspek kesehatan pribadi, mulai dari fisik, mental, maupun sosial. Tujuannya agar peserta didik memahami pengetahuan tentang kesehatan dan mempraktikannya dalam keseharian.
Pelayanan kesehatan di lingkungan sekolah dilaksanakan oleh tim kesehatan dari Puskesmas yang bekerja sama dengan guru serta kader kesehatan sekolah. Program ini dilakukan secara komprehensif dengan mengutamakan kegiatan promotif dan peventif.
Pembinaan lingkungan sekolah bertujuan untuk menciptakan lingkungan sehat di sekolah agar setiap warga sekolah mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya. Pembinaan tersebut dilakukan untuk lingkungan fisik maupun non fisik.
Kesehatan pribadi yang meliputi pemiliharaan kesehatan kulit, pemiliharaan kesehatan mata, kesehatan telinga, pemiliharaan kesehatan hidung, pemiliharaan kesehatan gigi, dan pemiliharaan kesehatan pakaian.
Kesehatan fisik terwujud apabila seseorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit.Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan.
Kesehatan mental atau kesehatan jiwa mencakup tiga komponen,yakni pikiran,emosional,dan spiritual.Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya seperti: takut, gembira, kuatir, sedih, dan sebagainya.
Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik.Tanpa membedakan ras. suku, agama, atau kepercayaan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai.
Upaya Peningkatan (Promotive)
Budidaya tanaman obat tradisional (apotek hidup) oleh Kader Apotek Hidup
Pembuatan Majalah dinding (Mading)
Pencegahan (Preventive)
Screening
Pemeriksaan status gizi berkala
Pemeriksaan kesehatan umum
Pemeriksaan kesehatan gigi
Pengobatan (Curative) dan Pemulihan (Rehabilitatif)
Diagnosa dini
Pengobatan ringan
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
Rujukan Medis
Ruang lingkup dan tujuan UKS tidak lain mengarah pada praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah. Indikator PHBS di Sekolah :
Menyuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun.
Mengonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah.
Menggunakan jamban yang bersih dan sehat.
Olahraga yang teratur dan terukur.
Memberantas jentik nyamuk.
Tidak merokok di sekolah
Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan.
Membuang sampah pada tempatnya.