DEFINISI
Secara Bahasa : Tahsin / Memperbaiki
Secara Istilah : Membaca Al Qur’an dengan benar sebagaimana bacaan Rasulullah SAW dan para sahabatnya RA dengan cara mengeluarkan huruf dari makhrajnya, memenuhi sifatnya dan memperhatikan hukum bacaan.
HUKUM
Praktek : Fardhu ‘Ain
Teori : Fardhu Kifayah
TUJUAN
Tujuan mempelajari Tajwid Al Qur’an : Menjaga lisan agar tidak salah ketika membaca Al Qur’an.
KEUTAMAAN
Memberi syafa’at pada hari kiamat.
اِقْرَؤُا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al Qur’an, sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang menolong pembacanya”
(HR. Muslim)
2. Merupakan amal terbaik.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَ عَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya”
(HR. Al Bukhari)
3. Mendapat derajat yang tinggi.
الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَ هُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ
“Orang yang membaca Al Qur’an dengan mahir akan bersama malaikat yang mulia lagi taat”
(HR. Al Bukhari & Muslim)
4. Mendapat sakinah dan rahmat.
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ, بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya”
(HR. Muslim).
5. Mendapat sebaik-baik anugerah Allah.
مَنْ شَغَلَهُ الْقُرْآنُ وَذِكْرِي عَنْ مَسْأَلَتِي أَعْطَيْتُهُ, أَفْضَلَ مَا أُعْطِي السَّائِلِينَ وَفَضْلُ كَلَامِ اللَّهِ عَلَى سَائِرِ الْكَلَامِ كَفَضْلِ اللَّهِ عَلَى خَلْقِهِ
Allah berfirman dalam Hadits Qudsi :
"Barang siapa yang sibuk dengan Al-Qur'an dan Dzikir karena meminta pada-Ku akan Ku beri sebaik-baik pemberian-Ku kepada orang-arang yang minta, dan kelebihan kalam Allah SWT. atas kalam lain seperti kelebihan Allah atas makhluk-Nya"
(HR. Atturmudzi)