SEKOLAH ADIWIYATA
Dunia saat ini menghadapi tantangan lingkungan yang nyata, mulai dari perubahan iklim global, degradasi lahan, hingga krisis pengelolaan limbah. Sekolah bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan institusi strategis untuk melakukan transformasi perilaku.
Rasionalitas di balik program Adiwiyata adalah kesadaran bahwa kerusakan lingkungan hanya bisa dihambat jika generasi mendatang memiliki etika lingkungan yang kuat.
Tujuan program Adiwiyata adalah mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Seiring perkembangan waktu, beberapa pembaharuan serta penyesuaian kebijakan pendidikan lingkungan hidup secara nasional ikut mempengaruhi warna pelaksanaan program Adiwiyata. Program Adiwiyata terus disempurnakan, sehingga pada tahun 2019, Program Adiwiyata secara resmi diperbarui menjadi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di sekolah, yang selanjutnya disebut sebagai Gerakan PBLHS. Gerakan PBLHS ini bertujuan untuk mendorong terjadinya aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan oleh sekolah/madrasah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Dalam rangka pencapaian tujuan Gerakan PBLHS tersebut, SD NO 1 Mengwitani berupaya sebagai sekolah Adiwiyata tahun 2026. Memiliki motto PRISMA sebagai landasan pelaksanaan Gerakan PBLHS. PRISMA merupakan akronim dari Peduli Lingkungan, Inovatif, Sehat, dan Mandiri. Peduli Lingkungan adalah fondasi utama (aspek afektif). Sekolah menanamkan empati siswa terhadap alam sekitar. Implementasi Pembiasaan membuang sampah pada tempatnya, kampanye hemat air dan listrik, serta pemeliharaan taman kelas, Indikator terbentuknya karakter siswa yang merasa "sakit" melihat lingkungan yang kotor atau rusak. Inovatif, pada bagian inovatif ini merujuk pada upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk mendorong dan mengembangkan kreativitas berupa ide/ gagasan, karya dalam konservasi air dan energi. Sekolah Sehat, merupakan sekolah yang bersih, hijau, indah dan rindang, peserta didiknya sehat dan bugar serta senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat. Mandiri tujuan akhir adiwiyata adalah kemandirian sekolah dalam mengelola lingkungannya secara berkelanjutan. Implementasi sekolah mampu menghasilkan kompos sendiri untuk kebunnya, memiliki kebun toga untuk kebutuhan UKS, dan mampu mendanai kegiatan lingkungan dari hasil bank sampah, Indikator program lingkungan tetap berjalan konsisten meskipun tanpa ada perlombaan atau evaluasi dari pihak luar.