Siklus hidup dari drossophilla terbagi 3 fase yaitu fase telur yang menjadi larva, lalu larva yang mengalami prepupa berlanjut menjadi pupa. Ketika pupanya menetas maka akan membentuk individu yaitu lalat dewasa.
Melalui praktikum ini, praktikan mengetahui cara mengultur lalat buah dan mengetahui perbedaan antara jantan dan betina. Untuk mengawinkan lalat buah yang sudah ditangkap, maka perlu dilakukan anestesi supaya bisa mengidentifikasi jenis kelamin dari lalat buah tersebut sehingga ketika dimasukkan ke dalam suatu wadah bisa terjadi perkawinan yang menghasilkan lalat anakan.
Setelah mengetahui perbedaan jantan dan betina, pun sekarang perbedaan betina perawan dan tidak perawan bisa diketahui melalui praktikum ini. Mengawinkan lalat berbeda sifat akan menghasilkan lalat anakan yang memiliki sifat induknya dengan perbandingan fenotip yang sesuai dengan perbandingan hukum dominansi oleh Mendel.
Melaui praktikum ini, ada beberapa hal baru yang dipelajari seperti bagaimana cara menangkap lalat, mengultur lalat, dan mengawinkan lalat. Ketelitian, kesabaran, kekompakan tim pun sangat diperlukan. Pada akhirnya, kami menyadari bahwa kami punya kendali untuk mendapat sifat suatu makhluk hidup melalui manipulasi dan rekayasa perkawinannya.
Demikian laporan proyek drosophila ini tersampaikan. Laporan ini diharapkan bisa membantu pembaca belajar tentang genetika mendel. Sekiranya ada kesalahan baik dalam penulisan maupun informasi mohon dimaafkan. Sekian dan terima kasih.