Solo dan Kuliner: Dua Hal yang Sulit Dipisahkan
Berkunjung ke Solo bukan hanya tentang menikmati suasana kota, sejarah, budaya, dan keramahannya. Kuliner juga menjadi bagian penting dari pengalaman ketika menjelajahi Kota Solo. Bagi banyak orang, perjalanan ke Solo terasa belum lengkap tanpa mencicipi makanan dan minuman khas yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakatnya.
Dari makanan berat, jajanan tradisional, hingga sajian hangat yang cocok dinikmati sore dan malam hari, Solo memiliki beragam pilihan kuliner dengan karakter dan cerita masing-masing. Tidak sedikit kuliner yang kemudian menjadi “kuliner wajib” bagi wisatawan ketika berkunjung ke Solo.
Nasi liwet, selat Solo, timlo, tengkleng, sate buntel, serabi, tahok, hingga berbagai sajian wedang adalah beberapa contoh kuliner yang membuat pengalaman menjelajahi Solo semakin lengkap.
Jadi, kalau sedang ke Solo, jangan hanya mencari tempat untuk dikunjungi. Sisihkan juga waktu untuk kulineran. Karena salah satu cara mengenal Solo adalah melalui rasa yang sudah hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Kuliner Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Solo
Setiap kota memiliki cita rasa yang menjadi bagian dari identitasnya, begitu juga Solo. Ada sejumlah makanan dan minuman yang begitu lekat dengan kehidupan kuliner Solo sehingga sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke kota ini.
Tidak semuanya harus dinikmati dalam satu waktu. Namun, jika ingin mengenal Solo melalui kulinernya, beberapa sajian berikut bisa menjadi pilihan untuk masuk dalam daftar kuliner yang wajib dicoba.
1. Nasi Liwet Solo
Nasi gurih dengan berbagai pelengkap yang menjadi salah satu kuliner paling identik dengan Solo.
2. Timlo Solo
Sup khas Solo dengan kuah bening dan berbagai isian, cocok dinikmati sebagai hidangan hangat.
3. Tengkleng
Olahan tulang dan daging kambing dengan kuah berbumbu yang kaya rasa dan menjadi salah satu kuliner khas Solo yang populer.
4. Selat Solo
Perpaduan daging, sayuran, kentang, telur, dan kuah khas yang menghadirkan karakter kuliner Solo yang unik.
5. Serabi Solo
Jajanan tradisional berbentuk bundar dengan tekstur lembut dan rasa gurih-manis yang khas.
6. Sate Buntel
Daging kambing cincang yang dibungkus menggunakan lemak kemudian dibakar hingga menghasilkan aroma dan rasa yang khas.
7. Tahok
Sajian tradisional berbahan lembut yang disiram kuah jahe hangat. Cocok dinikmati terutama saat sore atau malam hari.
8. Wedang Ronde
Minuman hangat dengan kuah jahe dan bola-bola ronde yang menjadi salah satu sajian favorit untuk menikmati suasana malam Solo.
9. Wedang Asle
Minuman tradisional hangat dengan kuah santan dan berbagai pelengkap, menawarkan rasa gurih dan manis yang khas.
10. Wedang Dongo
Sajian hangat dengan kuah jahe dan dongo yang menjadi salah satu pilihan kuliner tradisional Solo, termasuk inovasi Dongo Pancawarna dengan lima pilihan rasa.
Kuliner Solo untuk Sore dan Malam Hari
Sore hingga malam menjadi waktu yang menyenangkan untuk berburu kuliner di Solo. Setelah beraktivitas atau berjalan-jalan menikmati kota, berbagai makanan dan minuman hangat khas Solo bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu.
Wedang ronde, wedang dongo, tahok, wedang asle, hingga berbagai makanan tradisional lainnya cocok dinikmati saat suasana mulai sejuk. Bagi yang ingin kulineran malam di Solo, banyak pilihan tempat yang menawarkan makanan sekaligus minuman tradisional dalam satu kunjungan.
Mencari Kuliner Tradisional di Solo
Bagi yang ingin menikmati beberapa kuliner tradisional dalam satu tempat, memilih warung atau tempat makan yang menyediakan beragam menu bisa menjadi pilihan praktis. Dengan begitu, tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mencoba makanan dan minuman khas Solo.
Salah satunya adalah Dongpan (Dongo Pancawarna) di kawasan Pasar Kliwon, Surakarta. Selain Wedang Dongo Pancawarna dengan lima pilihan rasa, tersedia pula berbagai sajian seperti ronde, tahok, wedang kacang, serta pilihan makanan lainnya.
Kulineran di Solo, Jangan Lupa Menikmati Wedang Dongo
Kulineran di Solo bukan hanya tentang makanan berat, tetapi juga tentang menikmati berbagai sajian tradisional yang memiliki cerita dan cita rasa khas. Dari pagi hingga malam, selalu ada pilihan kuliner yang bisa dicoba.
Jika ingin merasakan salah satu sajian hangat khas Solo dengan pilihan rasa yang berbeda, Wedang Dongo Pancawarna bisa menjadi salah satu pilihan. Lima varian rasa membuat sajian tradisional ini hadir dengan pengalaman yang lebih beragam.
Dongpan (Dongo Pancawarna)
Dongpan (Dongo Pancawarna) adalah tempat kuliner di Kota Surakarta yang menghadirkan Wedang Dongo Pancawarna dengan lima pilihan rasa, yaitu Original, Wijen Hitam, Kacang Hijau, Kacang Merah, dan Coklat.
Selain Wedang Dongo, Dongpan juga menyediakan berbagai pilihan kuliner dan sajian tradisional seperti wedang ronde, tahok, wedang kacang, serta berbagai makanan lainnya.
📍 Jl. A.M. Sangaji No. 11A, Gajahan, Pasar Kliwon, Surakarta
🕓 Senin–Sabtu | 16.00–22.00
💬 Chat WhatsApp Dongpan
📷 Instagram Dongpan
📍 Lihat Lokasi Dongpan di Google Maps
Bagi yang sedang menjelajahi kuliner Solo dan ingin mencoba sajian tradisional dengan pilihan rasa yang berbeda, Dongpan bisa menjadi salah satu tempat yang dapat dikunjungi.