Alifi'ah Agus Puspitanimgrum (03)
Bagas Septian Susilo Jati (08)
Citra Wening Kuswardini (11)
Dhea Earlyana Ratnadewi (13)
Laila Safitri Samawati (24)
Nafisa Athya Handoko (27)
Hari ini kami melihat dan mendiskusikan vidio yang telah diberikan fasilitator, yaitu tentang "Indonesia Darurat Sampah Plastik". Dalam diskusi ini kelompok kami membahas apa aja sih yang bikin sampah plastik menumpuk, dampaknya buat lingkungan dan kesehatan, sampai solusi-solusi sederhana yang sebenarnya bisa mulai kita lakukan dari sekarang. Kemudian kami rangkum semuanya dalam bentuk infografis yang kami susun bareng-bareng. Mulai dari bagi tugas, milih desain yang kece, sampai menyusun alur presentasi biar mudah dipahami. Kegiatan terakhir kami hari ini adalah mempresentasikan hasil infografis yang sudah kami susun. Semoga apa yang kami pelajari hari ini bisa bikin banyak orang peduli sama masalah sampah plastik. #LingkunganKitaTanggungJawabKita 🌿
Hari kedua kegiatan kami sangat padat tapi seru! Kegiatan pagi kami mulai dengan membuat sketsa produk mulai dari corat-coret ide sampai akhirnya siap dipresentasikan di depan teman-teman. Belum selesai di situ, kami juga kompak bikin yel-yel kelas yang heboh. Siangnya, kami kedatangan narasumber dari BAPERIDA, mereka membawakan materi tentang rekayasa teknologi yang dipakai untuk mengatasi berbagai masalah di Kabupaten Wonogiri. Di tengah pemaparan, kami menampilkan yel-yel kelas yang telah kami buat. Setelah itu, kegiatan di lanjut dengan diskusi kelompok. Kelompok kami membahas solusi untuk masalah bau limbah di beberapa wilayah Wonogiri, yang ternyata berdampak cukup besar pada kenyamanan dan aktivitas warga. Dari situ banyak ide bermunculan, dan akhirnya kami rangkum semuanya dalam sebuah PPT yang kemudian kami presentasikan di depan kelas.
Hari ketiga kegiatan kami dimulai dengan nonton video tentang berbagai permasalahan lingkungan di Indonesia. Video ini jadi pemantik untuk memunculkan ide-ide penciptaan sebuah alat berbasis rekayasa teknologi yang bisa membantu mengatasi masalah-masalah tersebut. Setelah itu, kami lanjut ke kegiatan berikutnya, yaitu membuat video perencanaan produk yang akan kami ciptakan. Proses take videonya berjalan seru, mulai dari menentukan angle, menyusun kalimat pemaparan, sampai ada yang take ulang, tapi justru momen itu yang membuat prosesnya makin berkesan. Kemudian dilanjut tahap editing, di sini kreativitas kami diuji, untuk memilih musik yang pas, memotong bagian yang kurang rapi, dan dikejar waktu yang sangat mepet. Setelah video selesai, kami maju untuk mempresentasikan hasil vidio di depan kelas. Hari ketiga ini sangat penuh kreativitas, kolaborasi, dan tawa.🎥
Hari keempat kami akhirnya masuk ke tahap proses pembuatan produk rekayasa teknologi berbasis Arduino UNO! Kali ini, kami membuat alat pendeteksi suhu dan kelembapan udara. Kedengarannya sederhana, tapi alat ini punya peran besar sebagai bagian dari solusi isu lingkungan global, terutama yang berhubungan dengan perubahan iklim dan pemantauan kualitas udara. Saat sebagian anggota fokus merakit komponen dan mengetes programnya, di sisi lain tim kreatif mulai mencicil pembuatan desain banner yang nantinya akan digunakan dalam pameran di puncak kegiatan kokurikuler ini. Semakin mendekati hari pameran, semakin terasa semangatnya. Kami tidak sabar melihat hasil akhir karya kami dipamerkan dan jadi bagian dari solusi kecil untuk masalah besar di sekitar kita.
Hari kelima kami kembali berkutat dengan proyek rekayasa teknologi yang sudah hampir selesai, mulai dari merapikan rangkaian, memastikan sensor berfungsi dengan stabil, sampai melakukan uji coba kecil-kecilan untuk memastikan alat benar-benar siap dipamerkan. Setelah produk selesai, kami lanjut membuat video pemaparan. Proses take vidionya berjalan seru hingga akhirnya video pemaparan produk kami selesai dengan hasil yang cukup membanggakan. Selain itu kami juga mempersiapkan untuk pameran besok, kami membuat desain stample kelas "SERABEE" nama kebanggaan kelas kami, kemudian ada juga yang melanjutkan desain banner. Sementara itu, tim perlengkapan mengecek dan memastikan semua barang yang dibutuhkan sudah lengkap, mulai dari alat, properti meja, hingga pernak-pernik pendukung pameran. Suasana hari ini penuh energi produktif. Tapi yang pasti, kami nggak sabar menunjukkan hasil kerja keras kami kepada semua orang besok!
Hari puncak kokurikuler akhirnya tiba, hari ini kami memamerkan hasil produk rekayasa teknologi yang sudah kami kerjakan selama beberapa hari terakhir. Teman-teman dari kelas 10, 11, hingga 12 datang bergiliran ke stand kami, dan kami menjelaskan cara kerja alat, manfaatnya, serta bagaimana alat ini bisa digunakan sebagai solusi untuk permasalahan lingkungan. Rasanya bangga ketika mereka terlihat antusias dan penasaran dengan apa yang kami buat. Setelah sesi pameran bergantian, giliran kami yang berkeliling mengunjungi stand kelas lain. Kami melihat berbagai produk kreatif dari teman-teman, belajar hal baru dari penjelasan mereka, dan tentu saja mengumpulkan stample dari setiap stand sebagai tanda kunjungan. Suasananya seru, ramai, dan penuh tawa. Setiap kelas punya cara unik dalam menampilkan karya mereka. Hari ini benar-benar menyenangkan. Selain menampilkan karya sendiri, kami juga bisa saling menghargai hasil kerja keras teman-teman lain. Kegiatan ini membuat kami semakin kompak, mempererat hubungan antar angkatan, dan menutup rangkaian kokurikuler dengan perasaan puas sekaligus bangga. ✨
Hope You Guys Like It