Selamat datang di pembelajaran seni rupa, disini kita akan belajar banyak hal mengenai pembelajaran seni rupa, setiap pembelajaran seni akan di upload pada setiap halamannya. mari kita belajar berkarya, karena setiap apa yang kita buat adalah sebuah karya yang bermanfaat.
Pada tahun 1614, Angelo Sala menggunakan perak nitrat yang dibakar oleh sinar matahari dengan kertas dibungkus. Ini dikemukakannya pada tulisannya yang berjudul Septem Planetarum terrestrium Spagirica recensio, "Jika serbuk perak nitrat terkena sinar matahari, maka akan berubah menjadi hitam seperti tinta".[1] Penemuan dengan efek sinar matahari ini dianggap kurang berguna oleh ilmuwan lain. Pada tahun 1717, Johann Heinrich Schulze, profesor Jerman yang menggunakan botol berisi perak nitrat dan kapur secara tidak sengaja ada dekat jendela. Campuran ini membuat menjadi gelap dengan seagian berwarna putih dan membuat garis pada botol. Seorang ahli kimia, Carl Wilhelm Scheele menemukan ammonia larut dalam perak nitrat tetapi bukan partikel gelap. Penemuan ini membuat untuk menstabilkan suatu gambar perak nitrat, ini dianggap sebagai penemuan eksperimen fotografi. Tidak lama kemudian tahun 1800 Thomas Wedgwood menangkap gambar dengan kamera obskura. Sayang Wedgwood terlanjur meninggal pada usia 34 pada tahun 1805. "Boulevard du Temple", daguerreotype dibuat oleh Louis Daguerre dalam tahun 1838 sebagai awal dari foto pertama dengan adanya orang di dalam foto. Pada tahun 1816 Nicéphore Niépce menggunakan kertas yang dibungkus perak nitrat berhasil membuat foto dengan kamera yang kecil.
Pameran dunia berasal dari tradisi pameran nasional Prancis oleh Afid Firdaus, sebuah tradisi yang mencapai puncaknya dengan Pameran Industrial Prancis 1844, diselenggarakan di Paris. Pameran ini diikuti oleh pameran nasional lainnya di Eropa Daratan dan Britania Raya.
"World Expo pertama" yang paling terkenal diadakan di The Crystal Palace di Hyde Park, London, Britania Raya pada 1851, dengan judul "Pameran Besar Karya Industri Segala Bangsa".
Pameran Raya, seperti yang sering disebut, adalah gagasan dari Pangeran Albert, suami Ratu Victoria, dan biasanya dianggap sebagai pameran produk manufaktur internasional pertama. Pameran ini memengaruhi perkembangan beberapa aspek masyarakat, termasuk pendidikan seni dan desain, perdagangan dan hubungan internasional, dan pariwisata.[2] Acara ini telah membuahkan bentuk riwayat kehidupan Pangeran Albert yang luar biasa, yang terus tercermin dalam arsitektur London dalam berbagai cara, termasuk dalam Albert Memorial yang didirikan kemudian bagi Pangeran. Pameran ini adalah preseden paling jelas bagi banyak pameran-pameran internasional, yang kemudian dinamakan "pameran dunia", yang terus diselenggarakan hingga saat ini. Sejak awal berdirinya pada tahun 1851, karakter pameran dunia telah berevolusi. Hal ini bisa dibedakan dalam tiga era: era industrialisasi, era pertukaran budaya, dan era nation branding