MEZBAH DOA TIAP PAGI
Satu setengah tahun yang lalu saya terkena stroke. Dulu saya lincah, sekarang saya harus banyak berdiam diri, sehingga saya setiap hari menangis.
Lalu saya dan suami diajak saudara untuk terima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat saya dan dibaptis. Saya juga diundang dan rutin ikut Ibadah Sejati ini. Sejak ada Kristus dalam hati saya, saya mulai tenang dan tidak lagi menangis. Saya bisa berserah pada Tuhan dan kuat menjalani hidup ini.
Selama pandemi ini, walaupun suami terkendala dalam pekerjaan, namun Tuhan tidak pernah meninggalkan kami. Ia terus memelihara kami melalui cara-cara yang ajaib. Puji Tuhan.
Dulu saya jatuh bangun dalam dosa dan sulit mengendalikan emosi. Walaupun saya sempat sekolah Alkitab setahun dan mendapat ijazah, saya malu ketika berdosa dan buang ijazah tersebut.
Sejak ikut Ibadah Sejati dan kompak, kehidupan saya diubahkan oleh Tuhan Yesus. Kencing darah suami saya berhenti setelah didoakan. Saya dan suami bisa berdoa bersama. Walaupun masalah pengapuran saya masih ada, kista di kedua ginjal suami saya masih ada, cara pandang dan pikiran saya diubah oleh Roh Kudus. Saya tidak hanya meminta kesembuhan saja.
Dulu saya melayani karena sedang tidak ada pekerjaan, tapi sekarang saya mau melayani dengan hati yang penuh kesungguhan. Setiap hari saya semangat untuk terus dimuridkan oleh tubuh Kristus lewat kompak dan Ibadah Sejati Coram Deo.
Sejak saya ikut Ibadah Sejati, saya bersyukur Tuhan mengubahkan saya. Dulu saya keras, tidak mau dengar jika dinasihati. Sekarang saya mau dituntun oleh teman-teman kompak dan semakin mengerti kehendak Tuhan.
Saya bisa melepaskan kepahitan saya yang dalam dan mengampuni. Dulu setiap minggu saya harus balik rumah sakit. Sejak ikut Ibadah Sejati, saya tidak perlu minum obat lagi. Jika saya sakit, saya minta teman doakan atau berdoa sendiri dan Tuhan sembuhkan.
Sekarang tiap pagi saya tidak pernah bolos ikut Ibadah Sejati dan kompak, saya senang ada orang yang selalu mengajar dan mendoakan saya. Terima kasih. Tuhan Yesus sangat baik.
Dulu ibu dan bapak tiri sering menyiksa dan menghukum saya. Saya merasakan banyak tekanan dan ada akar pahit di hidup saya.
Setelah didoakan di Ibadah Sejati Coram Deo, saya melepaskan pengampunan dan dipulihkan. Karena saya mau taat dan bertumbuh, saya menghubungi dan memberkati ibu saya.
Anak-anak saya ikutkan kompak anak dan mereka mau melepaskan pengampunan kepada saya. Saya juga praktek untuk tidak marah-marah pada mereka. Saat ini kami bangun mezbah keluarga dan ingin berubah bersama.
Puji Tuhan! Dia bisa pakai siapa saja untuk jadi perantara bagi pemulihan jiwa-jiwa.
Saya menderita sakit pinggang sebelah kiri selama 2 tahun yang membuat saya sakit ketika tidur. Sebenarnya Tuhan sudah memberikan saya karunia tapi seringnya saya kurang percaya. Pada hari Rabu kemarin ketika sesi doa kesembuhan di Ibadah Sejati, saya menumpangkan tangan dan benar-benar menyerahkan hati dan pikiran saya saat itu. Saya ingin mendapatkan karunia kesembuhan.
Setelah berdoa, pinggang saya tidak sakit lagi. Saya merasa Tuhan telah mendengarkan suara hati dan kerinduan saya untuk sembuh. Tuhan kita luar biasa! Pelajaran yang saya terima adalah Tuhan minta kita untuk tetap berpegang teguh pada Tuhan dengan apa yang kita minta atau doakan. Ketika kita sungguh-sungguh di dalam Tuhan, Ia pasti memberikannya. Terima kasih. Puji Tuhan!
Sepuluh hari yang lalu saya diundang kakak saya untuk mengikuti Ibadah Sejati. Sejak hari pertama ikut, kami sekeluarga terus merasakan perubahan dan pemulihan dalam keluarga kami.
Suami saya bertobat di hari ketiga ketika tema hari itu tentang penyembahan berhala. Suami memecahkan patung-patung yang telah 10 tahun ada di rumah. Dengan iman dan keyakinan kami menyebut dalam nama Tuhan Yesus.
Saya percaya semua itu berkat kuasa doa. Tuhan Yesus telah menjamah hati suami dan menjawab doa saya yaitu kerinduaan seorang istri yg ingin beribadah dan berdoa bersama-sama suami.
Saya bagai anak hilang yang telah kembali kepada Bapa berkat Ibadah Sejati ini. Saya tidak sabar menanti pagi agar bisa beribadah bersama. Terima kasih, Tuhan Yesus dan tim Ibadah Sejati.
Di awal saya mengikuti Ibadah Sejati, saya sangat diberkati oleh banyak pengajaran baru yang belum pernah saya dapatkan. Apalagi ketika saya diajak kompak (komunitas sepakat).
Di kompak, saat teduh yang biasanya terlupakan setelah kesibukan aktivitas, bisa diucapkan dan dibahas berulang-ulang di dalam kompak kami. Dengan demikian saya lebih merasakan arti dari merenungkan Firman. Kalau saya tidak sempat saat teduh di hari itu, saya merasa "malu." Hal itu memacu saya untuk bersaat teduh setiap harinya.
Kami saling memperkaya karena banyak sekali rahasia Firman Tuhan yang bisa kami gali dalam kompak. Saya sungguh merasakan manfaat berkompak. Saya mendorong Teman-teman untuk berkompak. Puji Tuhan!
Puji Tuhan saya sangat terberkati oleh Ibadah Sejati dan Kompak (Komunitas Sepakat). Saya diingatkan untuk semakin serius menjalin persekutuan dg Tuhan.
Dengan berjalannya waktu, apa yg waktu itu disampaikan Pak Eddy Leo terbukti, bahwa "Kasih Tuhan TANPA syarat, tapi janji Tuhan bersyarat."
Ketika saya lebih banyak bersekutu dg Tuhan, ada perubahan sikap hidup dan respon saya terhadap sikap orang-orang di sekitar yang "kurang menyenangkan." Sebagai bonus, saya menikmati berkat-berkat Tuhan yg semakin dibukakan bagi saya. Terpujilah nama Tuhan. Haleluya!
Ketika saya dinyatakan lupus ginjal stadium 4, saya merasa putus asa dan sempat menyalahkan Tuhan. Saya tidak bisa tidur dan takut mati meninggalkan suami dan anak. Ada teman membagikan link mezbah pagi ini dan bersaksi bahwa dia banyak merasakan perubahan setelah ikut.
Saya dilayani dan diingatkan bahwa saya memiliki kuasa superior yang sama dengan Tuhan Yesus. Saya mendapat iman asal kujamah saja jumbai jubah Tuhan, maka saya akan sembuh. Saya mengalami Tuhan dan mendapat iman bahwa Tuhan sanggup memberikan ginjal yang baru karena Tuhan Yesus sudah mati di kayu salib untuk menebus saya.
Saya semakin haus kebenaran Firman Tuhan yang dibagikan di mezbah pagi dan ikut berkompak (komunitas sepakat). Saya tidak mau melewati bertemu Tuhan tiap hari. Puji Tuhan kondisi saya ada kemajuan, saya merasa badan lebih enak dan bengkak di pergelangan kaki dan lutut tinggal sedikit. Terima kasih.