Kalian Tau ngga sih makna lagu beranjak dewasa??
KALAU BELUM TAU, YUKK KITA CARI TAU BERSAMA SAMA...
KALAU BELUM TAU, YUKK KITA CARI TAU BERSAMA SAMA...
Beranjak dewasa menceritakan tentang pendewasaan, yakni bertambahnya usia yang sejalan dengan berkurangnya sisa usia. Terlepas dari permasalahan orang dewasa pada umumnya, lagu ini cocok dijadikan pengingat tentang kehidupan.
Lagu ini diawali dengan kalimat “Pada akhirnya ini semua hanyalah permulaan", kalimat tersebut merupakan sebuah kalimat konklusi (kesimpulan) hal tersebut menyiratkan bahwa kalimat kesimpulan yang diletakkan di awal lirik lagu tersebut merupakan inti pesan yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.
lirik selanjutnya adalah “Pada akhirnya kami semua berkawan dengan sebentar. Berbaring tersentak tertawa. Tertawa dengan air mata. Mengingat bodohnya dunia dan kita yang masih saja berusaha” Seiring beranjaknya usia di masa muda, kita akan bertemu dengan yang namanya quarter life crisis yang merupakan fenomena yang tidak jarang dilalui anak muda. Krisis identitas yang terjadi karena ketidaksiapan seseorang yang terjadi saat proses transisi dari masa remaja ke masa dewasa.
Pada lirik bagian “tertawa dengan air mata” di mana kita merasa harus selalu terlihat bahagia dengan tertawa meskipun di balik itu semua kita menangisi kehidupan bodoh yang kita jalani. Namun meskipun begitu, kita tidak menyerah dan tetap berusaha menjalani dan mengubah kehidupan yang tampak bodoh menjadi lebih baik.
Sesuai dengan liriknya “Kita beranjak dewasa jauh terburu seharusnya. Bagai bintang yang jatuh jauh terburu waktu”. Yang berarti Kita sebagai generasi muda memang beranjak dewasa jauh lebih cepat, lebih terburu dari yang seharusnya. Beban moral yang diberikan kepada generasi muda terlalu besar, terutama jika ditambah tanpa adanya dukungan dan tidak jarang ditambah dengan bumbu drama perebutan kekuasaan oleh para orang tua.
Lirik selanjutnya adalah “Mati lebih cepat. Mati lebih cepat”. Lirik tersebut diulang dua kali yang berarti sebuah penekanan dan penegasan. Nadin Amizah seperti ingin menekankan bahwa hal tersebut bukan sekadar kemungkinan tetapi bisa menjadi sebuah kepastian. Bentuk kematian tidak selalu tentang hilangnya nyawa dari jasad, melainkan bisa berbentuk kematian ide, kematian karakter, kematian mental , atau bahkan kematian hasrat untuk berkarya
Artis: Nadin Amizah
Album: Selamat Ulang Tahun
Rilis: 2020
Genre: Alternatif/Indie
Songwriter: Nadin Amizah dan Doly Adzan Azhary Harahap
Pada akhirnya ini semua
Hanyalah permulaan
Pada akhirnya kami semua
Berkawan dengan sebentar
Berbaring tersentak tertawa
Tertawa dengan air mata
Mengingat bodohnya dunia
Dan kita yang masih saja
Berusaha
Kita beranjak dewasa
Jauh terburu seharusnya
Bagai bintang yang jatuh
Jauh terburu waktu
Mati lebih cepat
Mati lebih cepat
Kita beranjak dewasa
Jauh terburu seharusnya
Bagai bintang yang jatuh
Jauh terburu waktu
Mati lebih cepat
Mati lebih cepat
Pada akhirnya
Tirai tertutup
Pemeran harus menunduk
Pada akhirnya
Aku berdoa
Namaku akan kau bawa
Berbaring tersentak tertawa
Tertawa dengan air mata
Mengingat bodohnya dunia
Dan kita yang masih saja
Berusaha
Kita beranjak dewasa
Jauh terburu seharusnya
Bagai bintang yang jatuh
Jauh terburu waktu
Mati lebih cepat
Mati lebih cepat
Kita beranjak dewasa
Jauh terburu seharusnya
Bagai bintang yang jatuh
Jauh terburu waktu
Mati lebih cepat
Mati lebih cepat
Kita beranjak dewasa
Jauh terburu seharusnya
Oh, oh-oh-oh-oh, oh
Oh, oh
Oh, oh
Pada akhirnya ini semua
Hanyalah permulaan