pada tahun 1174 M Salahuddin Al Ayyubi berhasil menguasai Mesir dan mendirikan Dinasti Ayyubiyah. Dinasti ini berkuasa selama 90 tahun dan dipimpin oleh 9 sultan. Sultan pertama adalah Salahuddin Al Ayyubi itu sendiri, dan berakhir pada masa kekuasaan Sultan Asyraf bin Yusuf pada tahun 1250 M
Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi (1174-1193 M)
Al-Aziz bin Shalahuddin (1193-1198 M)
Manshur bin al-Azis (1198-1199 M)
Al-Adil I Ahmad bin Ayyub (1199-1218 M)
Al Kamil I (1218-1238 M)
Al-Adil II (1238-1240 M)
Sholeh Najmuddin (1240-1249 M)
Muazzham Tauran bin Sholeh (1249 M)
Syajarat al-Durr istri Malik Sholeh (1249 M)
Asyraf bin Yusuf (1249-1250 M)
Salahuddin AlAyyubi mulai membangun sebuah benteng di puncak Gunung Mokattam pada tahun 1176. Namun dia tidak menyelesaikannya dalam hidupnya. Itu diselesaikan oleh Sultan AlKamil ibn AlAdil pada tahun 1183. Berfungsi itu istana raja, dan hal ini berlanjut hingga masa pemerintah Khedive Ismail.
adrasah Al-Zahiriyah adalah sebuah madrasah (sekolah Islam) yang terletak di Aleppo, Suriah. Sedangkan Khazanah adalah sebuah perpustakaan atau gudang pengetahuan yang terletak di dalam madrasah tersebut.
Madrasah Al-Sahiba adalah sebuah madrasah (sekolah Islam) yang terletak di Damaskus, Suriah. Nama "Al-Sahiba" berarti "Teman Wanita" atau "Istri", dan madrasah ini kemungkinan besar didirikan oleh seorang wanita bangsawan atau istri seorang sultan. Madrasah ini merupakan salah satu contoh arsitektur Islam yang indah di Damaskus.
Runtuhnya Dinasti Ayyubi terjadi pada tahun 1250 Masehi. Dinasti Ayyubi adalah sebuah dinasti Muslim yang berkuasa di Mesir, Suriah, dan wilayah lainnya di Timur Tengah.
Runtuhnya Dinasti Ayyubi disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
1. Perang Salib: Dinasti Ayyubi terlibat dalam perang melawan pasukan Salib yang dipimpin oleh Raja Louis IX dari Perancis.
2. Konflik internal: Terjadi konflik internal dalam dinasti Ayyubi, antara anggota keluarga dan para gubernur.
3. Munculnya Dinasti Mamluk: Pada tahun 1250 Masehi, para budak Mamluk yang merupakan tentara elit Dinasti Ayyubi, melakukan kudeta dan mengambil alih kekuasaan.
Dengan runtuhnya Dinasti Ayyubi, Dinasti Mamluk menjadi kekuatan baru di Mesir dan Suriah, dan berkuasa selama lebih dari dua abad.