1.SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR
Garis
Perhatikan dua titik di samping ini!
Jika kita menarik garis yang melewati titik A dan titik B, maka tidak ada garus lain yang melewati titik A dan B. Namun, ada banyak garis yang melewati satu titik A. Dengan kata lain, hanya ada satu garis yang melewati dua titik A dan B. Sebuah garis yang melewati titik A dan B disebut garis AB.
Garis yang dimaksud di sini adalah garis lurus yang diperpanjang tak terhingga ke kedua arah.
Garis yang melalui titik A dan B disebut garis AB
Garis yang dimulai dari titik A sampai titik B disebut ruas garis (segmen garis)
Garis lurus yang diperpanjang ke arah B mulai dari titik A disebut sinar garis AB
Sudut
Jenis-jenis sudut
Tempat Kedudukan Relatif Dua Garis
Garis ditulis dengan huruf kecil, seperti l dan m.
Dua garis pada bidang datar, kedudukannya berpotongan atau tidak berpotongan.
Jika sudut pada titik potong dua garis l dan m merupakan sudut siku-siku, maka dikatakan bahwa dua garis tersebut tegak lurus.
Jika dua garis tegak lurus, maka dikatakan garis yang satu tegak lurus dengan garis yang lain.
Jarak
Pada gambar ini, diantara garis-garis yang ditarik dari A ke B, segmen garis AB adalah yang terpendek. Di sini, panjang segmen garis AB adalah jarak dari A ke B.
Contoh : AB = 4 cm
artinya bahwa panjang segmen garis AB adalah 4 cm.
VIDEO SIFAT BANGUN DATAR
Hubungan Antar Sudut
a. Sudut Berpelurus
Sudut berpelurus adalah sudut-sudut yang terdapat pada sebuah sudut lurus yang jika dijumlahkan besar sudutnya sama dengan 180 derajat. Sudut berpelurus sering disebut juga dengan sudut bersuplemen. Berikut adalah gambaran sudut berpelurus
Dari gambar tersebut terlihat bahwa ∠AOB membentuk sudut lurus yang besarnya 180 derajat. Sedangkan ∠AOB terdiri dari ∠AOC dan ∠BOC. Jadi,
Karena jumlah m∠AOC dan m∠BOC adalah 180 derajat maka kedua sudut tersebut disebut saling berpelurus/bersuplemen. Dengan kata lain, ∠AOC merupakan pelurus dari sudut ∠BOC atau sebaliknya.
b. Sudut Berpenyiku
Sudut berpenyiku adalah sudut-sudut yang terdapat pada sebuah sudut siku-siku yang jika dijumlahkan besar sudutnya sama dengan 90 derajat. Sudut berpenyiku sering disebut juga dengan sudut berkomplemen. Berikut adalah gambaran dari sudut berpenyiku.
Dari gambar tersebut terlihat bahwa ∠AOB membentuk sudut siku-siku yang besarnya 90 derajat. Sedangkan ∠AOB terdiri dari ∠AOC dan ∠BOC. Jadi,
Karena jumlah m∠AOC dan m∠BOC adalah 90 derajat maka kedua sudut tersebut disebut saling berpenyiku/berkomplemen. Dengan kata lain, m∠AOC merupakan penyiku dari sudut m∠BOC atau sebaliknya.
c. Sudut Bertolak Belakang
Sudut bertolak belakang menyatakan dua buah sudut yang posisinya saling bertolak belakang. Dua buah sudut yang bertolak belakang memiliki besar yang sama.
Perhatikan gambar di atas!
Garis RS dan garis PQ berpotongan di titik T, sehingga membentuk empat sudut yakni ∠T1, ∠T2, ∠T3, dan ∠T4
Hubungan Sudut-Sudut pada Dua Garis Sejajar
Sudut sehadap, besarnya sama. Yakni ∠1 = ∠5, ∠2 = ∠6, ∠4 = ∠8, ∠3 = ∠7.
Sudut dalam berseberangan, besarnya sama. Yakni ∠3 = ∠5, ∠4 = ∠6
Sudut luar berseberangan, besarnya sama. Yakni ∠1 = ∠7, ∠2 = ∠8
Sudut dalam sepihak, jumlah keduanya adalah 180°. Yakni ∠4 + ∠5 = 180°, ∠3 + ∠6 = 180°.
Sudut luar sepihak, jumlah keduanya adalah 180°. Yakni ∠2 + ∠7 = 180°, ∠1 + ∠8 = 180°.
Sudut bertolak belakang, besarnya sama. Yakni ∠1 = ∠3, ∠2 = ∠4, ∠5 = ∠7, ∠6 = ∠8.
VIDEO PENJELASAN
Video Contoh Soal
Lingkaran
Himpunan titik-titik yang berjarak sama dari O disebut lingkaran yg berpusat di O. Lingkaran yang berpusat di O disebut lingkaran O.
Lingkaran dan Garis
Perpotongan Dua Lingkaran
2. MELUKIS GARIS, SUDUT, DAN BANGUN DATAR
Di buku halaman 174
Di buku halaman 176
Di buku halaman 178
Melukis Sudut 30 derajat
3. TRANSFORMASI BANGUN GEOMETRI
Jenis-jenis Transformasi Geometri:
Translasi (Pergeseran)
Rotasi (Perputaran)
Refleksi (Pencerminan)
Dilatasi (Perkalian)
Translasi adalah salah satu jenis transformasi yang berguna untuk memindahkan suatu titik sepanjang garis lurus dengan arah dan jarak. Dalam translasi, setiap titik dalam bangun geometri ditransformasikan ke arah yang sama sejauh jarak yang sama.
Yang berarti, translasi tersebut hanya akan mengalami perpindahan titik.
Rotasi atau perputaran adalah suatu perubahan kedudukan atau posisi objek dengan cara diputar lewat suatu pusat dan sudut tertentu.
Refleksi dalam transformasi geometri ini bisa dikatakan pencerminan. Refleksi ini memindahkan semua titik dengan menggunakan sifat pencerminan pada cermin datar.
Dilatasi dapat dipahami sebagai bentuk pembesaran atau pengecilan dari titik-titik yang membentuk sebuah bangun. Dilatasi itu dapat berarti transformasi yang mengubah suatu ukuran (memperbesar/memperkecil) suatu bangun geometri tanpa merubah bentuk bangunnya.