Desa ini terletak di Jl. Makam Sidabutar, Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Lokasinya sendiri sangat strategis, berada di tepi Danau Toba dan bisa diakses dengan naik kapal ferry dari Parapat menuju Pelabuhan Tomok. Cuma butuh waktu sekitar 30 menit dari Parapat, lho.
Desa Tomok punya sejarah panjang yang menarik. Nama “Tomok” konon berasal dari kata Batak yang berarti “tumpukan” atau “pemukiman.” Dulunya, desa ini adalah pusat kerajaan kecil Suku Batak Toba yang dipimpin oleh Raja Sidabutar. Makanya nggak heran, kamu bakal menemukan banyak peninggalan sejarah dan tradisi Batak yang masih dijaga kuat di sini.
Secara geografis, Desa Tomok dikelilingi bukit hijau dan langsung menghadap Danau Toba yang biru dan tenang. Udaranya pun sejuk; pas buat kamu yang pengen kabur sejenak dari panas dan hiruk pikuk kota.
Masyarakatnya ramah, dan mayoritas dari mereka adalah etnis Batak Toba yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan adat istiadat leluhur mereka.
Panorama Danau Toba
Desa Tomok berada tepat di tepi Danau Toba, menawarkan pemandangan yang memesona, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Keindahan alam ini sering menjadi latar favorit bagi wisatawan untuk berfoto
Dermaga Wisata
Dermaga di Desa Tomok berfungsi sebagai pintu masuk utama bagi wisatawan yang datang melalui jalur air. Selain fungsional, dermaga ini juga menjadi tempat wisata itu sendiri karena sering dijadikan spot foto dan titik awal untuk kegiatan wisata air.
Galeri Cinderamata dan Kuliner Khas
Desa Tomok memiliki pusat oleh-oleh yang menjual cinderamata khas Batak seperti kain ulos, ukiran kayu, dan perhiasan tradisional. Selain itu, tersedia pula berbagai makanan khas yang menggugah selera, seperti naniura dan arsik.
Museum Batak
Kumpulan artefak museum berkaitan dengan kehidupan masyarakat di Toba pada zaman dulu, termasuk perkakas pertanian, peralatan makan dari porselen, alat memasak, dan berbagai patung yang digunakan sebagai objek persembahan. Di antara ekshibisi tersebut, juga terdapat peralatan perang masa lalu, seperti pedang besi. Museum ini juga sering menjadi tempat pembelajaran anak sekolah, mahasiswa dan akademisi.