Dr. H. Deden Komar Priatna., ST., S.IP., MM., CHRA lahir di Bandung 3 Oktober 1963 dari ibu Hj. Endeh Ta’jiah dan Bapak H. Aban Subandi (alm). Beliau mulai berkarir di dunia Pendidikan, yaitu ketika Universitas Winaya Mukti berdiri tahun 1990 yang merupakan gabungan dari Akademi Pertanian Tanjungsari (APT), Akademi Teknik Pekerjaan Umum (ATPU), Akademi Ilmu Kehutanan (AIK), dan Akademi Industri dan Niaga (AIN).
Dunia akademik sudah menjadi passion beliau. Bahkan beliau berkomitmen bahwa pengabdian di dunia Pendidikan ini akan terus dijalani sampai akhir hayat beliau, karena pentingnya Pendidikan menjadi salah satu alasan beliau untuk terus berkiprah di Perguruan Tinggi, khususnya Universitas Winaya Mukti. Pendidikan adalah ibadah, Pendidikan adalah amaliah, dan pendidikan adalah kehidupan, itulah yang merupakan moto beliau dalam mejalankan misinya sebagai seorang pendidik.
Setelah lama beliau bekerja di bagian akademik sampai menjadi Kepala bagian Akademik Rektorat Universitas Winaya Mukti, pada tahun 2000 beliau pindah ke Pascasarjana Universitas Winaya Mukti yang juga diawali memegang Kepala Bagian Akademik sampai menjadi Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Winaya Mukti. Pada tahun 2017 beliau menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sampai sekarang, setelah Pascasarjana bersatu dengan Fakultas Ekonomi.
Pada tahun 2019, beliau menyelasaikan Pendidikan jenjang tertingginya, yaitu sebagai Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Pasundan Bandung sebagai bukti kuatnya komitmen beliau di bidang Pendidikan. Sebelum beliau memperoleh gelar Doktornya, beliaupun telah melakukan pelatihan-pelatihan yang bersertifikat profesional, baik yang bertaraf nasional, yaitu BNSP, maupun bertaraf internasional yaitu AAPM.
Ketika berkifrah sebagai Dekan Fakultas Ekonomi, beliau sudah melaksanakan beberapa aktvitas yang sangat menunjang kemajuan Universitas Winaya Mukti, antara lain kerjasama dengan beberapa Universitas di Luar Negeri dan melaksanakan berbagai seminar, international conference, dan aktivitas lain yang sifatnya membangun untuk memperkokoh eksistensi Universitas WInaya Mukti (http://new.unwim.ac.id/ ).
Buku beliau yang sudah ditulis berjudul Manajemen Sumber Daya Manusia era 5.0 merupakan temuan beliau dari hasil penelitiannya, bahwa SDM saat ini harus menuasai teknologi agar dapat bersaing dengan SDM negara-negara lain, sehingga intelectual capital yang memiliki kemampuan teknologi digital menjadi suatu keharusan agar mampu survive pada kondisi saat ini.
Banyak penghargaan yang beliau dapatkan baik dari prestasi akademik, maupun sebagai pembicara di berbagai instansi dan Perguruan Tinggi lain, yang tentunya memberikan sumbangsih untuk pengembangan SDM di Indonesia. Bahkan saat ini beliau sebagai advisor di BRI Institute yang didirikan tahun 2019 (https://bri-institute.ac.id/en/home/ ).
Jabatan Struktural dan Advisor yang dipegang beliau :
Dekan FEB Universitas Winaya Mukti (http://new.unwim.ac.id/ )
Advisor BRI Institute (https://bri-institute.ac.id/en/home/ ).