Kegiatan ini merupakan momen berharga di awal tahun ajaran baru, di mana kami, para anggota OSIS, melaksanakan MPLS pertama kami sebagai tim. Sebagai Ketua OSIS, saya merasa bangga melihat bagaimana acara ini berlangsung dengan penuh keseruan, kegembiraan, dan kebersamaan.
Para siswa-siswi baru tidak hanya memiliki kesempatan untuk menunjukkan talenta mereka masing-masing, tetapi juga turut serta dalam permainan kebersamaan seperti treasure hunt. Acara ini menjadi salah satu momen yang akan selalu dikenang, karena merupakan MPLS pertama yang kami selenggarakan sebagai tim OSIS.
Yang membuat acara ini semakin istimewa adalah bagaimana para siswa-siswi baru berinteraksi dan bersosialisasi dengan sangat baik, menciptakan suasana harmonis yang mencerminkan semangat kebersamaan di sekolah kami.
Pada hari ini, sekolah kami dideklarasikan sebagai sekolah ramah anak. Sebagai siswa disekolah Kanaan ini memang saya merasakan bertapa ramah anaknya sekolah ini, dari tk sampai berada di akhir tahun ini (SMA 3) saya belum pernah melihat adanya bullying di sekolah ini, selain itu sekolah ini juga memiliki guru guru yang sangat perhatian pada murid muridnya.
Di awal tahun ajaran baru ini, kami, para siswa SMA, diberikan kesempatan berharga untuk belajar tentang Study Life Balance. Topik ini sangat relevan bagi kami semua, karena membantu kami memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara waktu belajar dan kehidupan pribadi.
Kami sangat berterima kasih kepada alumni kami, Kak Rahel, yang telah menyampaikan materi ini dengan begitu baik dan inspiratif.
Selain memahami cara menjaga keseimbangan antara belajar dan kehidupan, kami juga mempelajari konsep comfort zone dan danger zone. Dalam sesi ini, kami diajarkan pentingnya berani keluar dari zona nyaman untuk berkembang, namun tetap menyadari batasan agar tidak masuk ke zona berbahaya.
Kami sangat berterima kasih kepada alumni kami, Kak Gloria Joy, yang telah menyampaikan materi ini dengan sangat jelas dan inspiratif.
Pada tanggal 31 Juli 2024, kami berkesempatan mengunjungi salah satu kampus internasional di Indonesia, yaitu UNIJI. Kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat berharga. Salah satu pengalaman menarik yang saya alami adalah mengikuti workshop psikologi, di mana saya belajar cara memahami karakter seseorang melalui analisis tulisan tangan mereka.
Selain itu, kami juga bertemu dengan dua artis, Betrand Peto dan Jefan Nathanio, yang saat ini melanjutkan pendidikan mereka di UNIJI. Kunjungan ini menjadi semakin istimewa karena sekolah kami berkolaborasi dengan Kanaan Global dan Kanaan Jakarta. Acara dilanjutkan dengan kegiatan bersama Kanaan Jakarta yang menambah keseruan dan kebersamaan dalam perjalanan ini.