Search this site
Embedded Files
PPKP POLTEKBANG PALEMBANG
  • Home
  • Absensi
  • Materi
    • Definisi Api
    • Sumber Penyalaan
    • Klasifikasi Api
      • Kebakaran Api Kelas A
      • Kebakaran Api kelas B
      • Kebakaran Api Kelas C
      • Kebakaran Api Kelas D
      • Kebakaran Api Kelas K
    • Fase Pembakaran
      • Ignition Phase
      • Growth Phase
      • Fully Developed Phase
      • Decay Phase
    • Sifat Fisik Api
    • Oksidasi
    • Proses Pemadaman Api
    • APAR
      • APAR Jenis Powder
      • APAR Jenis Water
      • APAR Jenis CO2
      • APAR Jenis Foam
  • Video
  • Quiz
  • Diskusi
  • Evaluasi
PPKP POLTEKBANG PALEMBANG
  • Home
  • Absensi
  • Materi
    • Definisi Api
    • Sumber Penyalaan
    • Klasifikasi Api
      • Kebakaran Api Kelas A
      • Kebakaran Api kelas B
      • Kebakaran Api Kelas C
      • Kebakaran Api Kelas D
      • Kebakaran Api Kelas K
    • Fase Pembakaran
      • Ignition Phase
      • Growth Phase
      • Fully Developed Phase
      • Decay Phase
    • Sifat Fisik Api
    • Oksidasi
    • Proses Pemadaman Api
    • APAR
      • APAR Jenis Powder
      • APAR Jenis Water
      • APAR Jenis CO2
      • APAR Jenis Foam
  • Video
  • Quiz
  • Diskusi
  • Evaluasi
  • More
    • Home
    • Absensi
    • Materi
      • Definisi Api
      • Sumber Penyalaan
      • Klasifikasi Api
        • Kebakaran Api Kelas A
        • Kebakaran Api kelas B
        • Kebakaran Api Kelas C
        • Kebakaran Api Kelas D
        • Kebakaran Api Kelas K
      • Fase Pembakaran
        • Ignition Phase
        • Growth Phase
        • Fully Developed Phase
        • Decay Phase
      • Sifat Fisik Api
      • Oksidasi
      • Proses Pemadaman Api
      • APAR
        • APAR Jenis Powder
        • APAR Jenis Water
        • APAR Jenis CO2
        • APAR Jenis Foam
    • Video
    • Quiz
    • Diskusi
    • Evaluasi

Proses Pemadaman Api

Fuel Removal (Starvation)

Didefinisikan sebagai pengurangan atau penghapusan pasokan bahan bakar

Metode paling sederhana adalah membiarkan api menyala sampai semua bahan bakar habis.

Jika dalam bentuk cair atau gas, matikan katup suplai atau matikan suplai bahan bakar

Oxygen Exclusion (Smothering)

  • Mengurangi kadar oksigen di udara hingga di bawah 15%, yang kemudian akan mati saat oksigen di sekitarnya habis

  • Padamnya api dengan menutup pintu, palka dan katup ventilasi atau daun jendela yang sesuai adalah hasil dari smothering

  • Metode lain dengan aplikasi bahan pemadam seperti busa, karbon dioksida dan DCP

Smothering: untuk memisahkan bahan bakar dari oksigen. Ini dapat dianggap sebagai serangan di tepi tetrahedron api di mana sisi bahan bakar dan oksigen bertemu


Temperature Reduction (Cooling)


Metode yang paling umum digunakan adalah menghilangkan panas

Air adalah penyerap panas dan umpan balik radiasi yang sangat efektif bila diterapkan dengan benar. Akibatnya, reaksi berantai secara tidak langsung menyerang baik pada permukaan bahan bakar maupun nyala api

Produksi uap dan panas radiasi berkurang

Pendinginan batas adalah salah satu cara untuk menjaga semua sisi luar zona api tetap dingin dengan semprotan air untuk mencegah penyebaran secara konduksi

Cooling: untuk menurunkan suhu bahan bakar di bawah suhu penyalaannya. Ini adalah serangan langsung ke sisi panas dari tetrahedron api

Breaking Chain Reaction


Biasanya langsung menyerang struktur molekul atau memecah senyawa yang terbentuk selama proses reaksi berantai

Efektif pada gas, bahan bakar cair karena mereka harus api untuk membakar

Bahan pemadam yang biasa digunakan untuk menyerang reaksi berantai dan menghuni pembakaran adalah bubuk kering dan halon

POLITEKNIK PENERBANGAN PALEMBANG

Jl. Adi Sucipto No.3012, SukodadiKec. Sukarami, Palembang,Sumatera selatan 30961 Email: info@poltekbangplg.ac.id Instagram: @poltekbangplg
Google Sites
Report abuse
Page details
Page updated
Google Sites
Report abuse