"Hi!, Saya MULIYANA. Saya mengajar bahasa Inggris lebih dari 10 tahun, dan mendirikan CHEER READERS, lembaga kursus baca-tulis bahasa Inggris dengan metode PHONICS untuk anak-anak Level TK, SD, & SMP. Melalui metode pembelajaran PHONICS, anak-anak diajarkan banyak kosa-kata dengan pengucapan dan penulisan nya serta pengembangan nya ke dalam pembentukan frasa juga kalimat, mulai dari kalimat sederhana hingga kalimat majemuk dan kompleks, secara intensif dan bertahap, sehingga akan membentuk kemampuan komunikasi mereka secara natural, baik dalam bicara maupun dalam penulisan"
Bahasa Inggris adalah BAHASA GLOBAL sehingga generasi muda kita perlu menguasainya agar bisa tampil di kancah internasional. Namun bahasa Inggris memiliki sistem pengucapan yang jauh lebih kompleks dibandingkan bahasa Indonesia, oleh karena itu literasi bahasa Inggris harus dimulai sejak usia dini. Faktanya, kemampuan literasi bahasa Inggris anak Indonesia masih DI BAWAH RATA-RATA dibandingkan anak di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina. Hal ini terjadi karena dua hal:
1. Masih kurangnya kesadaran melek huruf bahasa Inggris, terbukti literasi bahasa Inggris belum diajarkan secara serius di Sekolah Dasar.
2. Ketidakakuratan sistem pembelajaran bahasa Inggris yang digunakan yang mana masih menggunakan metode lama yaitu fokus mengajarkan grammar, anak tidak dibekali pengetahuan dasar pengucapan dan hubungan nya dengan penulisan.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, kami CHEER READERS hadir membawa terobosan baru dalam pembelajaran literasi bahasa Inggris yaitu metode PHONICS yang akan membimbing siswa dalam cara mengucapkan dan menulis melalui pemahaman hubungan antara bunyi dan huruf serta pembentukannya dalam kata sehingga mereka dapat dibaca, dieja, kemudian dibentuk menjadi frasa dan kalimat sehingga dapat dipahami secara utuh. Selain itu, metode PHONICS dirancang sesederhana mungkin, siswa diajarkan banyak kosa kata dengan banyak gambar-gambar yang akan memudahkan siswa untuk memahaminya.
Pengucapan dalam bahasa Inggris masih dipengaruhi dengan tata cara pengucapan dalam bahasa Indonesia, sedangkan susunan bunyi serta sistem pengucapan dalam bahasa Inggris jauh lebih kompleks dibandingkan dengan bahasa Indonesia.
Dalam mengajar bahasa Inggris masih mengunakan metode lama yaitu langsung ke materi grammar dan kalimat. Siswa tidak diberikan materi basic yaitu pembentukan bunyi bunyi dalam kata, pembentukan phrasa, dan tidak di tuntun pelafalan serta pengucapan nya secara bertahap, sehingga mereka hanya faham dalam menjawab soal, akantetapi tidak bisa berkomunikasi secara aktif dengan pengucapan yang fasih.
Metode PHONICS di CHEER READERS didisain sesimpel mungkin untuk mempermudah siswa dalam belajar dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Dengan metode PHONICS siswa akan dituntun dalam berlatih pelafalan bunyi-bunyi sistem pengucapan dalam bahasa Inggris secara terstruktur dan sistematis, mulai dari pengucapan kosa-kata, frasa, dan kalimat serta penulisan nya.
Levelisasi sistem pembelajaran PHONICS di CHEER READERS disusun sedimikian rupa mulai dari dasar hingga tingkat lanjutan, dan mahir, dan dalam proses pembelajaran nya materi diberikan sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa, jadi kecepatan pencapaian materi dan kemampuan setiap anak akan bisa berbeda-beda. Di setiap sesi pelajaran siswa akan dilatih berkomunikasi sesuai dengan materi yang di ajarkan.