Syarat file gambar atau desain yang diharapkan oleh percetakan:
Jika memungkinkan file asli seperti file CorelDraw, Adobe Ilustrator atau Photoshop
File yang sudah jadi seperti file PNG, JPG dan PDF dengan resolusi 300 dpi, warna CMYK. Hindari file yang dikirim melalui sosmed karena akan mengalami kompresi gambar, alhasil gambar yang akan dicetak hasilnya berbeda seperti: buram, blur, warna meleset. Sebaiknya kirim melalui email atau google drive.
Ukuran yang sudah dibuat dengan benar, lebih disukai sudah diberi tanda area batas lokasi pemotongan CROP MARKS dan BLEED (area luar) gambar / background harus ada lebih minimal 1-3mm, agar gambar yang terpotong tepat pada background tidak meleset dan tidak terlihat ada bekas potong kertas terlihat putih. Informasi ukuran gambar/desain dalam milimeter atau centimeter.
Proses cetak dan potong stiker di percetakan
Banyak pertanyaan seperti: "Berapa lama selesainya?" Bisa ditunggu? untuk menjawab pertanyaan ini perlu diketahui oleh pelanggan sebagai berikut:
Setelah file gambar/desain diterima dan memenuhi syarat. Percetakan akan membuat file baru untuk menempatkan gambar/desain pada bidang kertas stiker untuk ukuran A3 atau A3+ (komputerisasi).
Gambar/desain akan dibuatkan cut contour (komputerisasi), adalah garis batas potong stiker/label yang dapat mengikuti bentuk yang di inginkan oleh pelanggan. Tipe batas potong ini ada dua macam: tipe kiss cut (hanya akan memotong pada bagian stikernya saja), tipe die cut (akan potong stiker sampai putus sesuai bentuknya.
Menata gambar/desain agar tersusun dengan rapi sesuai dengan jumlah banyaknya yang di inginkan (komputerisasi).
Proses cetak atau print gambar
Proses cutting dengan mesin potong stiker
Proses kelupas stiker/label (proses manual)
Stiker/label selesai
Dari semua penjelasan diatas masing-masing memerlukan waktu untuk pengerjaannya. Jika file yang diterima sudah memenuhi syarat tentunya akan mempermudah proses tersebut, jika file yang diterima kurang memenuhi syarat biasanya akan ada pertanyaan balik kepada pelanggan.
Bagaimana jika pelanggan belum memiliki desain? tentu akan lebih banyak memakan waktu.
Stiker tidak di potong atau di gunting manual ya...
Kami menggunakan mesin cutting plotter yang dapat memotong stiker mengikuti bentuk dengan presisi. Kecepatan yang dapat diatur sehingga memudahkan dalam produksi.
Berikut adalah istilah pemotongan stiker yang biasa ditanyakan oleh percetakan pada umumnya:
KISS CUT: yang terpotong (cutting) hanya pada bagian depan stikernya saja dan masih menyisakan lembaran belakang pelindung licin/glossy stikernya.
DIE CUT: semua stiker bagian depan dan bagian pelindung belakang terpotong sampai putus.
Jadi jika ada pertanyaan mau potong KISS CUT atau DIE CUT Anda sudah memahaminya.
Kelebihan dan kekurangan:
Potong model KISS CUT dapat menghemat luas ukuran stiker (bisa dimaksimalkan). Jarak antar stiker minimal 1-3 mm atas bawah, sehingga dapat disusun dengan rapih dan proses potong lebih aman karena stiker masih tetap dalam posisi.
Potong model DIE CUT akan mengurangi luas ukuran stiker. Mengapa? karena model potong DIE CUT harus ada jarak dari setiap bentuk stiker minimal 1 cm agar stiker dapat terpotong dengan rapih. Jika jarak antar stiker terlalu rapat proses potong akan mengalami kegagalan.
Model KISS CUT banyak diminati, karena mudah untuk dikelupas.
Model DIE CUT banyak diminati untuk stiker aesthetic sticker dan stiker dekorasi.