Teruntuk ayahhanda dan Ibunda tercinta
Ijinkan saat ini kami bersimpuh dihadapan Engkau
Menyampaikan rasa terima kasih yang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata
karena sorot mata dan nafasmu adalah bukti dan doa untuk putra putrimu
Wahai Ayahku, engkau tak Pernah menanyakan bagaimama kabarku, sekolahku, ngajiku kepadaku tapi , Engkau menanyakan tentang kami pada ibu.. kasarnya tangan ayah dan rambut yang mulai memutih cukuplah menjadi bukti doa untukku. Apalagi saat memindahkan tidurku dari depan tv ke kamar tidur, setengah sadar kami terbangun...inilah ayahku
Wahai ibuku, engkau yang melahirkan kami, menyuapi kami, memandikan kami dan menyiapkan semua keperluan sekolah dan ngaji kami, dan satu lagi kalau mencari barang yang hilang engkaulah mesin google tercanggih kami.
Saat ini ijinkan kami mewakili semua anak anak di sini, memohon maaf atas kenakalan kami, kebodohan kami atau hal hal yang membuat ayah dan ibu jengkel, marah, bahkan menangis meneteskan air mata.
Ayah......
Ibu......
Maafkan kami, doakan kami menjadi anak yang berbakti sesuai harapan engkau dan guru guru kami.
Semoga...
Ayah dan ibu sehat....yaa...
Tetap ganteng , cantik murah rizki dan sabar dalam mendidik kami
Sekali lagi sejuta terima kasih untuk ayah dan ibuku,
Salam, 27 Maret 2022 / 23 Sya’ban 1442 H
Santri Cahaya Iman