Balai RW VI Cacaban Berhasil Didirikan Berkat Rodanya Masbagia
Balai RW VI Cacaban Berhasil Didirikan Berkat Rodanya Masbagia
Budaya gotong royong masih kental di daerah Tempel Sari, RW VI, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah. Hal itu terbukti dari tingginya antusias warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan Balai RW. Awalnya, warga sudah merintis pembangunan balai RW secara swadaya sejak tahun 2014 dari hasil jimpitan warga senilai Rp1.000,00 per hari per keluarga. Pada tahun 2017, hasil swadaya digunakan untuk pembangunan berupa kerangka atap dan lantai. Sayangnya, saat terjadi pandemi Covid-19, pembangunan dihentikan karena banyak yang mengalami kesulitan ekonomi.
Berkat adanya sokongan anggaran dari Pemerintah Kota Magelang, Kelurahan Cacaban berhasil merevitalisasi Balai RW. Sokongan anggaran dana berasal dari Rodanya Masbagia sebesar 30 juta per RT per tahun. Warga RW VI sepakat mengumpulkan masing-masing 15 juta dari dana Rodanya Mas Bagia. Total pengumpulan dana dari gabungan RT sejumlah Rp120.000.000,00. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun dinding serta memotong lantai dan atap balai RW yang melebihi sempadan Kali Bening.
Untuk mempercepat pembangunan, setiap hari libur warga secara sukarela bekerja bakti, gotong royong membantu tukang menyelesaikan pembangunan. Dengan begitu, warga juga bisa mengawasi secara langsung pekerjaan ini sehingga berjalan sesuai harapan. Pokmas 2 sebagai pelaksana pekerjaan fisik bersama warga guyub rukun dalam membantu mempermudah proses pembangunan balai RW VI.
Meskipun bangunan itu belum sepenuhnya selesai dan belum diresmikan, namun tampaknya warga sudah tidak sabar untuk menggunakannya. Tak heran jika kegiatan-kegiatan kemasyarakatan sudah marak diadakan di sana. Bangunan dua lantai di atas lahan milik Pemkot Magelang tersebut mulai dimanfaatkan warga satu kampung sebagai sarana diskusi, musyawarah RW, Posyandu, lansia, tempat belajar anak-anak hingga kegiatan khusus. Selain dijadikan tempat musyawarah RW, gedung juga dapat dimanfaatkan untuk hajatan warga, mengingat tidak sedikit warga RW VI yang tinggal di gang-gang sempit dan tidak memiliki halaman rumah yang cukup luas.
Program Rodanya Mas Bagia mendukung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk memenuhi sarana prasarana yang dibutuhkan masyarakat, seperti yang dilakukan RW VI. Pokmas 2 dan warga berterimakasih serta bersyukur pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan kini dapat di manfaatkan untuk berbagai kegiatan warga. Warga bersyukur karena pembangunan Balai RW yang menjadi impiannya sejak lama dapat direalisasikan berkat program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia (Rodanya Mas Bagia) di tahun 2022.