Brem Gudang Rasa : Oleh-oleh Ikonik dari Kota Madiun
Ketika berkunjung ke Kota Madiun, tidak ada yang lebih ikonik daripada oleh-oleh lokalnya yang terkenal, yaitu brem. Brem adalah sejenis kue tradisional yang memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Jawa Timur, khususnya di Kota Madiun.Brem adalah salah satu oleh – oleh khas Kota Madiun yang memiliki sejarah panjang dan erat kaitanya dengan budaya masyarkat setempat.Proses pembuatan brem sendiri merupakan warisan turun- temurun yang hingga kini masih dilestarikan oleh para pengrajin di Madiun.
Proses Pembuatan Brem
Brem terbuat dari bahan dasar beras ketan yang di fermentasi.Proses Pembuatanya cukup panjang dan memerlukan keahlian khusus.Pertama – tama,beras ketan di cuci bersih lalu dikukus hingga matang.Setelah itu,beras ketan yang telah matang diberi ragi khusus dan dibiarkan dalam wadah tertutup selama beberapa hari untuk proses fermentasi.Setelah fermentasi selesai adonan ketan yang telah difermentasi ini diperas untuk mengambil cairannya, yang nantinya akan dijadikan brem cair atau diproses lebih lanjut menjadi brem padat.Untuk membuat brem padat, cairan hasil fermentasi tadi dimasak kembali hingga mengental dan kemudian dicetak sesuai ukuran yang diinginkan. Setelah didinginkan dan dikeringkan, brem siap untuk dikemas dan dipasarkan.
Variasi Rasa Brem Gudang Rasa
Brem Gudang Rasa memiliki banyak varian rasa dan bentuk packaging yang berbeda dan unik.
Suling Gading : Varian Rasa Original dengan isi 3 pcs
Gudang Rasa : Varian Rasa Original,Strawberry,Melon,Coklat,Durian ( Bida mix rasa ) dengan isi 5 pcs
Gudang Rasa Toples : Varian Rasa Original,Melon,Strawberry,Anggur,Coklat,Durian
Kelebihan pada Brem Gudang Rasa
v Mempunyai beraneka Macam Rasa
v Exp bisa sampai 6 bulan
v Packaging yang aman dan menarik
v Sudah terjamin HALAL
v Sudah terdaftar PIRT ( 3113577010327-28 )
v Terbuat dari ketan premium
v Tidak membuat tenggorokan sakit
v Bisa menambah packaging untuk keamanan
v Berlangganan untuk Reseller
UMKM dan Peranannya dalam Produksi Brem
Di Kota Madiun, produksi brem sebagian besar dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keberadaan UMKM ini sangat penting karena selain menjaga keberlangsungan warisan budaya, mereka juga berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. UMKM yang memproduksi brem sering kali merupakan usaha keluarga yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Para pengrajin brem di Madiun biasanya memiliki skala produksi yang tidak terlalu besar, namun mereka tetap mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi yang diminati oleh konsumen. Dukungan dari pemerintah daerah juga cukup signifikan, dengan berbagai program pelatihan dan bantuan permodalan untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
Strategi Pemasaran dan Penjualan Brem Gudang Rasa
Brem Madiun dijual di berbagai tempat di Kota Madiun,khususnya pada pusat kota yang berada di Pahlawan Religion Center ( PRC) dan pahlawan Street Center (PSC).Ada juga pada Jl.Swolobumi Kel.Demangan Kec.Taman Kota Madiun dan Dsn.Selopuro Ds.Balerejo Kec.Kebonsari Kabupaten Madiun. Selain itu, dengan kemajuan teknologi dan berkembangnya platform e-commerce, Brem Gudang Rasa mulai memasarkan brem secara online. Hal ini memungkinkan brem untuk dikenal lebih luas dan menjangkau konsumen di luar daerah, bahkan hingga mancanegara. Brem Gudang Rasa saat ini melayani pemesanan melalui e-commerce.
Gofood
Grabfood
Maximfood
Strategi pemasaran yang digunakan oleh Brem Gudang Rasa cukup beragam. Beberapa di antaranya memanfaatkan media sosial untuk promosi dan membangun brand awareness. Brem Gudang Rasa juga sering berpartisipasi dalam pameran produk lokal dan nasional untuk memperkenalkan Brem Gudang Rasa kepada khalayak yang lebih luas. Kemasan produk juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan, dengan desain yang menarik dan informatif untuk menarik minat pembeli.
Daya Tarik Brem bagi Pengunjung
Brem memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang ke Kota Madiun. Rasa yang unik dan proses pembuatannya yang tradisional menjadikan brem sebagai oleh-oleh yang istimewa. Banyak wisatawan yang tertarik untuk membawa pulang brem sebagai kenang-kenangan atau oleh-oleh untuk keluarga dan teman.Banyak yang bilang jika belum membeli Brem untuk oleh –oleh berarti belum ke Kota Madiun.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski brem memiliki banyak penggemar, para pengrajin dan UMKM yang memproduksi brem juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah persaingan dengan produk-produk oleh-oleh modern yang lebih variatif dan sering kali lebih menarik bagi konsumen muda. Selain itu, perubahan selera konsumen dan adanya regulasi terkait produk fermentasi juga menjadi tantangan tersendiri.Namun, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, seperti inovasi produk, pemasaran digital, dan peningkatan kualitas,kami berharap Brem Gudang Rasa Kota Madiun bisa terus eksis dan semakin dikenal luas. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan produk khas ini.
detikJatim rangkum Manfaat brem Madiun
1. Melancarkan Sistem Pencernaan
Fermentasi brem bisa mengenalkan bakteri yang bermanfaat kepada sistem pencernaan sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan. Bakteri baik ini akan membantu menyerap dan memecah makanan di dalam usus.Dengan memakan brem, kadar patogen penyebab penyakit juga akan berkurang. Selain itu, kekebalan tubuh dan penyerapan nutrisi makanan akan menjadi lebih baik.
2. Mencegah Pembekuan Darah
Dehidro epiandosteron diketahui sangat baik untuk melancarkan darah. Sehingga, masalah pembekuan darah yang sering dialami terutama oleh orang berusia lanjut dapat berkurang. Selain itu, kadar asam di dalam darah juga dapat berkurang.
3. Mencegah Timbulnya Jerawat
Jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai, risiko munculnya jerawat yang mengganggu penampilan juga dapat dikurangi. Hal ini dikarenakan kandungan dalam brem dapat mempercepat regenerasi sel kulit mati, serta memproduksi sel-sel kulit sehat yang baru.
4. Sebagai Sumber Tenaga
Kandungan zat gula alami dalam brem menjadi alasan kenapa makanan ini dapat menjadi sumber tenaga. Jika merasa lelah, penganan ini dapat dicoba untuk mengembalikan stamina.
5. Mengurangi Kadar Kolesterol
Kolesterol dalam tubuh harus dijaga kadarnya karena menjadi penyebab berbagai penyakit mematikan. Dengan mengonsumsi brem, kadar kolesterol jahat dalam tubuh dapat berkurang sehingga risiko penyakit seperti stroke, serangan jantung, dan diabetes bisa diminimalisasi.
Bagi siapa pun yang berkunjung ke Kota Madiun, membawa pulang brem sebagai oleh-oleh tentu akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. Brem bukan hanya sekedar makanan atau minuman, tetapi juga simbol dari kekayaan budaya dan tradisi yang patut untuk dilestarikan dan dibanggakan.
Jika Anda berkunjung ke Kota Madiun, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi brem sebagai oleh-oleh khasnya. Dengan setiap gigitan, Anda akan merasakan sejarah dan kekayaan budaya kuliner yang terjalin erat dengan kota ini. Brem bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari pengalaman wisata yang tak terlupakan di Jawa.