Bokor khas Bali adalah wadah tradisional yang biasanya berbentuk bundar, yang kerap dibuat dari logam seperti kuningan atau perak maupun kayu, dan dihiasi ukiran khas yang penuh makna spiritual. Bokor ini sering digunakan dalam upacara keagamaan untuk membawa sesajen, bunga, atau air suci, sebagai simbol penghormatan kepada para dewa. Fakta uniknya, setiap ukiran pada bokor memiliki filosofi tersendiri yang mencerminkan ajaran Hindu Bali, seperti keseimbangan alam dan kehidupan. Lebih dari sekadar benda, bokor adalah warisan budaya yang mencerminkan keindahan seni dan kedalaman spiritual masyarakat Bali.
Referensi Karya Projek
1. Nilai Religius
Digunakan sebagai wadah untuk sesajen (banten) dalam upacara keagamaan Hindu di Bali.
Membawa makna kesucian dan penghormatan terhadap dewa-dewi serta roh leluhur.
2. Nilai Estetis
Bokor sering dihias dengan ukiran khas Bali, mencerminkan keindahan seni rupa tradisional Bali.
Memiliki nilai seni yang tinggi dan kadang juga digunakan sebagai dekorasi.
3. Nilai Sosial Budaya
Bokor mencerminkan identitas budaya Bali dan mempererat hubungan sosial antarwarga dalam kegiatan upacara adat.
Simbol gotong-royong dan kebersamaan dalam pelaksanaan upacara.
4. Nilai Ekonomis
Bokor juga bisa bernilai ekonomis karena banyak yang dijual sebagai kerajinan tangan atau oleh-oleh khas Bali.
Produksi bokor memberikan mata pencaharian bagi para pengrajin lokal.
5. Nilai Historis
Bokor telah digunakan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari warisan budaya Bali.
Mengandung nilai sejarah yang mencerminkan perkembangan budaya dan religi masyarakat Bali.
Â