Latar Belakang

Hingga saat ini, banyak isu atau berita hoax seputar pangan yang tidak jelas kebenarannya. Banyak pula oknum pengusaha yang tidak bertanggung jawab terhadap keamanan dan mutu makanan yang dijualnya demi mencari keuntungan semata. Selain itu, konten dengan informasi yang valid masih jarang ditemukan dalam bahasa Indonesia dibandingkan bahasa Inggris. Oleh sebab itu, diperlukan proses edukasi kepada masyarakat yang intensif terkait isu pangan dan kesehatan.