Bilik Al-FANN
Bilik Al-FANN
Website BILIK AL-FANN dirancang untuk mendukung proses belajar dan berkarya, berisi materi pembelajaran dalam bentuk presentasi dibidang Seni Budaya (Seni Tari). Selain itu tersaji peta konsep, demonstrasi, Instrumen Assessment, Jejak Karya Seni yang digarap oleh Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Muaro Jambi, dan Prestasi sebagai tonggak pencapaian yang diraih. Semua dalam satu ruang digital yang menghubungkan seni dan kreativitas.
Perjalanan tidak lahir dak proses yang mudah, Bukan sekadar perjalanan menuju Panggung Taman Budaya Jambi, tetapi tentang proses pembelajaran itu benar-benar bertumbuh dan terlihat. Pembelajaran yang sesungguhnya: Ketika pengetahuan, keterampilan, dan sikap berkembang secara bersama, maka aka menghadirkan perubahan nyata dalam diri.
Pembaca diajak menyelami dimensi dari pendidikan di Madrasah. Al-Qur’an memberi landasan normatif: “Dan orang-orang yang beriman itu sangat besar cintanya kepada Allah (QS. Al-Baqarah: 165)”. Ayat ini menjadi penegasan bahwa pilihan siswa untuk belajar di madrasah adalah langkah cinta menuju ketinggian derajat yang dijanjikan Allah. Ini menjadi manifestasi dari panggilan Illahi agar siswa-siswi terus mencari ilmu dengan dasar cinta kepada Allah dan sesama.
Buku ini mengundang pembaca menelaah kemungkinan bahwa realitas lebih luas, lebih kompleks, dan lebih peka daripada yang didefenisikan, bahwa dunia bekerja layaknya sebuah perpustakaan hidup. Para penulis, menulis kisahnya melalui jejak dalam pola halus yang tertanam di ruang dan waktu.
"Jejak KARYA - Jejak diarti sebagai bekas yang menunjukkan ada sesuatu yang telah dilakukan, sedangkan KARYA diartikan sebagai suatu proses dalam menciptakan sesuatu. Itu artinya, Jejak Karya adalah proses penciptaan yang telah dilalui dan membekas dalam bentuk karya. Jejak Karya berisi kumpulan hasil pembelajaran, Arsip-arsip kekaryaan seni yang diciptakan oleh Suci Intan Maulia.,S.Sn.,M.Sn yang melibatkan Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Muaro Jambi.
"Loker Materi berisi materi pembelajaran di bidang Seni Budaya khususnya Seni Tari, yang dikemas dalam bentuk presentasi dan beberapa video untuk mempermudah peserta didik dalam menerima materi". Beberapa model pembelajaran juga digarap berupa picture and picture secara kontekstual, agar peserta didik berimajinasi dan menghubungkan pada kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
"Suci" akrabnya - bekerja sebagai Guru di MAN 1 Muaro Jambi (Seni Budaya) spesialis Seni Tari. Pendiri Komunitas SIMIDASU ART Production, Pekerja Seni dan Penulis. SENI bagi saya adalah HIDUP, AKU tidak menjadikan SENI sebagai AGAMA, tapi AKU merasakannya dan menikmatinya.
Assessment Seni Tari dirancang sebagai proses evaluasi untuk mengukur pemahaman, keterampilan, serta kreativitas peserta didik. Melalui penilaian formatif dan Sumatif. Peserta didik tidak hanya dinilai dari ketepatan gerak, tetapi penghayatan, ekspresi, dan kemampuan mengolah estetika dalam setiap materi yang diberikan.