[Promo] Daftar +FREE Website, Mau?
Pertanian dalam pengertian yang luas mencakup semua kegiatan yang melibatkan pemanfaatan makhluk hidup (termasuk tanaman, hewan, dan mikrobia) untuk kepentingan manusia. Dalam arti sempit, pertanian diartikan sebagai kegiatan pembudidayaan tanaman. Ini adalah rumah bagi 19% populasi dunia atau 1,3 Milyar pekerja di seluruh dunia.
Usaha pertanian diberi nama khusus untuk subjek usaha tani tertentu. Kehutanan adalah usaha tani dengan subjek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar atau liar (hutan).
Peternakan menggunakan subjek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia) atau serangga (misalnya lebah). Perikanan memiliki subjek hewan perairan (termasuk amfibia dan semua non-vertebrata air). Suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai subjek ini bersama-sama dengan alasan efisiensi dan peningkatan keuntungan.
Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga menjadi bagian dalam usaha pertanian.
Semua usaha pertanian pada dasarnya adalah kegiatan ekonomi sehingga memerlukan dasar-dasar pengetahuan yang sama akan pengelolaan tempat usaha, pemilihan benih/bibit, metode budidaya, pengumpulan hasil, distribusi produk, pengolahan dan pengemasan produk, dan pemasaran.
Apabila seorang petani memandang semua aspek ini dengan pertimbangan efisiensi untuk mencapai keuntungan maksimal maka ia melakukan pertanian intensif (intensive farming). Usaha pertanian yang dipandang dengan cara ini dikenal sebagai agribisnis.
Sektor agribisnis merupakan sektor ekonomi terbesar dan terpenting dalam perekonomian nasional Indonesia.
Sektor agribisnis menyerap lebih dari 75% angkatan kerja nasional termasuk di dalamnya 21,3 juta unit usaha skala kecil berupa usaha rumah tangga diperhitungkan maka sebesar 80% dari jumlah penduduk nasional menggantung hidupnya pada sektor agribisnis.
Peranan sektor agribisnis yang demikian besar dalam perekonomian nasional memiliki implikasi penting dalam pembangunan ekonomi nasional ke depan (Saragih,1997).
Apabila perencanaan pembangunan pertanian dan pelaksanaannya dikelola dengan baik, pembangunan pertanian yang dilaksanakan dengan seksama dapat memperbaiki pendapatan penduduk secara merata dan berkelanjutan. Pada akhirnya, hasil pembangunan tersebut dapat memakmurkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
PT BEST berfokus untuk memajukan sektor agribisnis Indonesia dengan cara menghadirkan produk-produk unggulan yang menjadi suluh bagi petani dan peternak.
ECO FARMING (EF) - adalah pupuk organik super aktif hasil penelitian ahli pertanian lebih dari 17 tahun yang memiliki kelebihan mengandung bakteri positi (decomposer) sebagai bioaktivator, mengandung 13 unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, dapat menekan penggunaan pupuk anorganik (kimia) hingga 75%.
Sehingga EF dapat menjadi alternatif pengembangan produksi pertanian sehat, ramah lingkungan, praktis, efektif, efisien dan ekonomis (menghemat biaya pemupukan).
Diluncurkannya produk pupuk Eco Farming bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman dengan memperbaiki tekstur tanah pertanian.
Pupuk Eco Farming mampu memenuhi 13 unsur kandungan unsur hara yang dibutuhkan segala jenis tanaman. Ketiga belas kandungan tersebut terbagi menjadi tiga unsur hara, yaitu:
Unsur hara Makro (N, P, K)
Unsur hara Sekunder (S, Ca, Mg)
Unsur hara Mikro (Ci, mn, Fe, Cu, Zn, B, MO)
Kandungan inilah yang menjadi senjata ampuh bagi para petani untuk memuaskan tanaman-tanamannya. Jika gizi tanaman telah terpenuhi sehat dan produktif dengan ketiga belas unsur zat hara di atas, maka tanaman akan dapat tumbuh normal, sehat dan produktif.
Tidak hanya itu, hal ini juga dapat membantu tanah dalam memperbaiki teksturnya yang rusak, termasuk dalam hal pengendalian hama. Telah diuji secara klinis telah menyusun komposisi ketiga belas unsur zat hara di atas agar sesuai dengan takaran yang dibutuhkan.
Manfaat Eco Farming:
Meringankan biaya produksi
Mempercepat masa panen
Meningkatkan imunitas tanaman
Meningkatkan unsur hara tanah
Meningkatkan hasil produksi
Meningkatkan kualitas produksi.
Cocok untuk segala jenis tanaman:
1) Buah
2) Sayur
3) Tanaman Keras
4) Tanaman Hias
Untuk ketentuan pemakaian lihat keterngan lengkap dalam brosur mulai dari cara menyiapkan pupuk, pengaplikasian sebelum penanaman hingga pemupukan.
Atau lihat di PDF Pemakaian Eco Farming.
Harga konsumen Rp250.000,- per Tube
1 Tube EF bisa untuk memupuk seluas 1 hektar lahan.
ECO FEED - adalah vitamin ternak yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil ternak. Meningkatkan bobot dan kualitas daging (mengurangi kolesterol).
Membantu meningkatkan enzim pencernaan dan nafsu makan hewan. Mengurangi bau kotoran. Mengandung hormon alami untuk pertumbuhan ternak. Produk alami aman untuk ternak dan lingkungan.
Cocok untuk peternakan di darat maupun air.
Bisa juga digunakan untuk hewan peliharaan seperti burung, unggas, ikan hias, udang, kucing, dan lain-lain.
Cara Pakai Eco Feed lihat keterangan pada gambar.
Harga konsumen Rp250.000,- per Tube.