"Cinta Beda Agama"
Departemen Media dan Informasi - Badan Eksekutif Mahasiswa F.Psi Unibos
Foto Penerimaan Sertifikat Kegiatan PsyCircle Badan Eksekutif Mahasiswa F.Psi, Unibos di Menara Bosowa, Makassar, Kamis 19 Juni 2026, (Foto/Media dan Informasi)
Makassar -“Kalau dua orang saling mencintai, tetapi memiliki keyakinan yang berbeda, apakah cinta saja cukup?” Pertanyaan tersebut menjadi salah satu ruang refleksi dalam kegiatan PsyCircle yang mengangkat tema “Cinta Beda Agama”. Menghadirkan isu yang dekat dengan kehidupan sosial dan relasi antarmanusia, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat fenomena cinta beda agama dari berbagai sudut pandang melalui diskusi yang terbuka dan penuh refleksi.
PsyCircle merupakan kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Fakultas Psikologi Universitas Bosowa sebagai wadah untuk berdiskusi, berbagi perspektif, serta membicarakan berbagai fenomena psikologis dan sosial yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. Pada pelaksanaannya kali ini, PsyCircle menghadirkan dua orang sebagai pemateri yang akan mengajak peserta mengeksplorasi dinamika yang dapat muncul dalam hubungan dengan perbedaan keyakinan.
Mengangkat tema “Cinta Beda Agama”, diskusi ini memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, maupun pertanyaan mengenai hubungan yang memiliki perbedaan agama. Pembahasan tidak hanya berfokus pada perasaan dalam hubungan, tetapi juga membuka ruang untuk melihat bagaimana perbedaan nilai, keyakinan, keluarga, lingkungan sosial, serta harapan terhadap masa depan dapat menjadi bagian dari dinamika sebuah hubungan. Melalui konsep diskusi terbuka, peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam proses bertukar perspektif. Perbedaan pandangan yang muncul dalam diskusi menjadi bagian dari proses untuk belajar memahami bahwa setiap individu dapat memiliki pengalaman dan cara pandang yang berbeda dalam memaknai cinta, komitmen, maupun perbedaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang yang aman dan terbuka bagi mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Bosowa untuk membangun kemampuan berpikir kritis, meningkatkan empati, serta belajar melihat suatu fenomena dari berbagai perspektif. Lebih dari sekadar membahas “boleh atau tidaknya cinta beda agama,” PsyCircle hadir untuk mengajak peserta memahami bahwa di balik sebuah hubungan terdapat manusia dengan perasaan, nilai, keyakinan, dan pilihan hidup yang perlu dipahami secara bijaksana. Pada akhirnya, PsyCircle “Cinta Beda Agama” menjadi ruang untuk bertanya, mendengar, dan memahami—karena terkadang, memahami sebuah perbedaan tidak selalu berarti harus menyamakan pandangan, tetapi belajar menghargai manusia di balik perbedaan tersebut