Indonesia adalah negeri yang majemuk, terdiri dari aneka ragam agama, suku, bangsa, warna kulit dengan kekhasan masing-masing. Saling menghormati dan menghargai adalah modal utama hidup damai.
Rasulullah saw. menegaskan bahwa kebaikan dalam Islam adalah akhlak mulia. Akhlak mulia meliputi akhlak kepada Allah Swt., akhlak kepada sesama manusia dan akhlak kepada alam sekitar. Berperilaku baik adalah pokok ajaran Islam.Kebaikan tidak hanya dikenal dalam Agama Islam saja. Tetapi ia dikenal juga dalam agama-agama lain. Semua ajaran agama mengajarkan pemeluknya untuk saling menghormati, membantu yang lemah, berbuat baik kepada orang tua, bersikap lemah lembut, mencintai kedamaian.
Perbedaan agama, suku atau yang lain bukan penghalang untuk mewujudkan persaudaraan. Persaudaraan sesama muslim, persaudaraan sesama manusia, dan persaudaraan sesama warga bangsa. Sebab, keragaman sebagai keniscayaan (sunnatullah) dan anugerah yang harus disyukuri sekaligus menjadi kekuatan untuk maju bersama. Sikap terbaik dalam keragaman dan perbedaan adalah saling menghargai dan menghormati yang dikenal dengan toleransi.
Dalam Q.S. Al-Kāfirūn/109:1-6 merupakan penegasan bahwa tidak ada kompromi dalam hal akidah (keimanan), juga tidak boleh ada kerjasama yang mencampurbaurkan dua akidah dan ibadah yang berbeda. Prinsip ini disebut tasamuh, yaitu rasa saling menghargai antara sesama manusia dalam batas yang digariskan oleh agama Islam.
Sudahkah kamu memahami materi ini?