Metode Garis: Cara Mudah Menyelesaikan Perkalian
Sitti Hajrah
Pengembang Teknologi Pembelajaran di LPMP Sulsel
Banyak orang yang berpendapat bahwa matematika itu sulit. Namun pendapat itu memicu orang yang cerdas untuk menciptakan berbagai metode perhitungan dengan lebih mudah dan sederhana. Salah satu metode perhitungan yang menarik dicermati adalah perkalian dengan “metode garis”. Perhitungan dengan metode ini mampu mengembangkan otak secara seimbang karena lebih mengedepankan “pemahaman” daripada “menghafal”.
Salah satu cabang matematika adalah berhitung. Meskipun merupakan cabang matematika, berhitung terdapat pada hampir semua cabang matematika seperti aljabar, geometri, dan statistika. Kemampuan numerik merupakan kemampuan melakukan pengerjaan operasi hitung atau berhitung. Kemampuan numerik meliputi kemampuan menjumlah, mengurang, mengali, membagi, serta memanipulasi bilangan dan simbol matematika. Knifong, Holton, dan Meyer (Fennema, 1981) menyatakan bahwa kemampuan numerik sangat penting dalam menyelesaikan soal cerita. Kemampuan numerik yang dimiliki siswa akan memberikan cara perhitungan yang cepat dan tepat dalam menyelesaikan soal matematika.
Matematika itu sulit? Wajar jika banyak orang mengatakan demikian, mengingat bahwa di masa lalu, mungkin kita memiliki kenangan buruk alias dapat nilai jelek saat mengikuti mata pelajaran ini di sekolah. Hehehe... Jangan khawatir, dari waktu ke waktu ternyata makin banyak orang cerdas yang terlahir di muka bumi ini yang menciptakan berbagai metode perhitungan dengan lebih mudah dan simpel. Salah satu metode perhitungan perkalian ala Jepang yang sudah booming sejak beberapa tahun lalu adalah perkalian dengan 'metode garis'.
Ini adalah metode perhitungan manual. Alatnya cuma 2, yaitu pena dan kertas. Perhitungan dengan metode ini mampu mengembangkan otak secara seimbang karena lebih mengedepankan ‘pemahaman’ daripada ‘menghafal’. Bagi Anda yang masih kesulitan mengajarkan matematika untuk anak-anak di rumah, metode ini patut dicoba. Silahkan dimulai dari angka kecil terlebih dahulu.
Cara yang dilakukan adalah dengan membuat garis diagonal sebanyak digit angka pertama, digit angka kedua, dan seterusnya. Dilanjutkan dengan membuat garis diagonal berlawanan arah sebanyak digit angka pertama di pengali berikutnya, terus berlanjut pada digit-digit selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut: