بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Saya, Bekti Susilo, memutuskan mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif DPRD kota Cimahi pada Pemilu Tahun 2024 yang akan datang untuk daerah Pemilihan di Kelurahan Cibeber, Utama. Leuwigajah.
Sebagai Ketua DPC Hillsi (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia) dan Ketua DPC Garda BMI ( Gabungan Aliansi Daerah Buruh Migran Indonesia) serta 20 tahun pengalaman sebagai praktisi Dunia Retail dan Hospitality Industri, dengan pengalaman yang saya miliki ingin membantu dan memperjuangkan kepentingan rakyat dalam membangun daerah menjadi semakin baik di kota Cimahi.
Saya yakin dan percaya dengan pengalaman dan kemampuan yang saya miliki, saya mampu dan bisa menjadi perwakilan yang amanah dan efektif bagi kepentingan rakyat. Saya akan memperjuangkan isu dan keluhan yang terjadi di masyarakat dengan fokus perhatian pada menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan bagi warga masyarakat, pendidikan, penciptaan lapangan kerja baru, pengurangan pengangguran dengan program kerja di luar negeri, kesehatan serta pembagunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di wilayah Kota Cimahi.
Akan tetapi semua hal itu akan semakin mudah dapat diwujudkan dibutuhkan dorongan, dukungan dan kepercayaan Anda untuk membantu saya mencapai tujuan pencapaian ini. Dengan kerja keras, kerja cerdas, gotong royong, semangat juang yang tinggi serta kebersamaan kita dapat membangun Kota Cimahi semakin lebih baik.
Mari bergabung dan mendukung saya dalam perjuangan ini. Bersama-sama, kita dapat memperjuangkan kepentingan rakyat dan membangun masa depan semakin lebih baik untuk kita semua. Terima kasih!
PERJALANAN
Saya lahir di Tulungagung, Jawa Timur dengan nama Bekti Susilo pada hari Sabtu, 07 Februari tahun 1976, Saya lahir dari kedua orang tua yang bernama Soehartono dan Um Sri Utami, pada tahun 1989 saya berhasil lulus dari sekolah dasar di SD Negeri Sidorejo 1 dan sekolah menengah pertama di SMP Negeri Kalangbret dan berganti nama SMPN 1 Kauman pada tahun 1992. Kemudian melanjutkan menempuh sekolah menengah atas di SMA Negeri 1 Tulungagung hingga lulus pada tahun 1995.
Saya tumbuh di lingkungan yang sederhana, orang tua saya berpesan mengajarkan dan melatih untuk anak-anaknya "menjunjung tinggi sikap berbudi pekerti yang baik, memiliki tata krama dimanapun berada serta untuk mewujudkan keinginan atau cita-cita segalanya perlu kerja keras, sabar, tekun, ulet dan bersyukur apa yang telah diraih," pungkasnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, saya memutuskan untuk memilih dan mencari pekerjaan di Jakarta dikarenakan ingin berusaha mandiri, keinginan untuk kuliah saya tunda untuk sementara waktu. Tiga setengah tahun saya lewati dengan bekerja di Jakarta, karena kondisi yang tak terkendali krisis Moneter pada tahun 1998 banyak perusahaan tutup dan banyak karyawan yang di-PHK, akhirnya ditahun itu saya memutuskan untuk pindah ke Bandung dan meneruskan pendidikan dengan kuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP-NHI Bandung) selama tiga tahun dan berhasil tanpa kendala apapun. Setelah lulus kuliah pada tahun 2002, Saya memulai meniti karir bekerja di bidang Hospitality Industry dan tahun 2017 saya memutuskan untuk mendirikan institusi dalam bidang jasa pendidikan dan pelatihan kerja perhotelan dan kapal pesiar Internasional yang berlokasi di kota Cimahi, Bandung, Jawa Barat dan tahun 2019 sesuai berjalan waktu saya telah menyelesaikan kuliah di Universitas Winaya Mukti Bandung, saya juga masih aktif dibeberapa aktifitas organisasi berkaitan dengan pendidikan, pelatihan, advokasi serta pemberdayaaan.
Disinilah tempat saya menimba pengalaman hingga sekarang, dengan konsep "5S" saya menjalani dan nikmati dengan segala prosesnya, apa itu 5S ? S yang pertama adalah Sholat, maksudnya agar senantiasa ingat kepada Maha Pencipta, S kedua adalah Sabar, untuk mencapai sebuah hasil dibutuhkan kesabaran melalui sebuah proses, tidak instan. S ketiga adalah Syukur, apapun hasil yang didapatkan senantiasa dinikmati dan diterima dengan penuh rasa syukur dan bahagia, berikutnya S keempat adalah Silahturahmi, dengan niat pertemuan yang baik, tulus berbagi informasi, kebaikan sebuah peluang yang tak disangka mungkin kita didapatkan untuk saling memberikan kebermanfaatan, tumbuh dan maju bersama, dan S terakhir adalah Sedekah, seberapa besar atau kecil yang diperoleh disisihkan sebagian rezekinya sesuai dengan kemampuan untuk berbagi kepada orang lain.
Inilah biografi singkat mengenai perjalanan hidup sederhana seorang Bekti Susilo. Semoga sepenggal cerita kecil ini bisa menginspirasi orang lain yang membacanya. Termasuk pengingat buat diri saya sendiri agar bisa berbuat semakin lebih baik lagi di kemudian hari.
Salam Santun
Bekti Susilo