Bekam, atau hijamah, adalah terapi pengobatan tradisional dengan mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Praktik bekam sudah ada sejak zaman dahulu dan telah berkembang di berbagai peradaban.
Manfaat Berbekam:
Meningkatkan aliran darah: Bekam membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga membantu mengantarkan oksigen dan nutrisi ke organ-organ tubuh. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh, mempercepat pemulihan luka, dan meningkatkan fungsi organ tubuh.
Mengurangi nyeri: Bekam dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada berbagai kondisi, seperti sakit kepala, migrain, nyeri otot, nyeri sendi, dan nyeri menstruasi. Bekam bekerja dengan cara memicu pelepasan hormon endorfin yang memiliki efek analgesik (penghilang rasa nyeri).
Meningkatkan imunitas tubuh: Bekam dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan produksi sel darah putih. Hal ini dapat membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.
Menyehatkan kulit: Bekam dapat membantu menyehatkan kulit dengan cara meningkatkan aliran darah ke kulit, melancarkan produksi kolagen, dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Hal ini dapat membuat kulit tampak lebih cerah, segar, dan awet muda.
Meredakan stres dan depresi: Bekam dapat membantu meredakan stres dan depresi dengan cara meningkatkan relaksasi dan memicu pelepasan hormon endorfin.
Meningkatkan kualitas tidur: Bekam dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dengan cara meningkatkan relaksasi dan mengurangi stres.
Berapa kali sih frekuensi bekam agar tetap sehat? Dalam kondisi sehat dan normal, bekam 1 kali sebulan sangat dianjurkan agar kondisi kesehatan tubuh tetap terjaga. Namun untuk penyembuhan penyakit, tergantung sakitnya apa, ada yang 3 hari sekali, seminggu sekali, 2 minggu sekali, 3 minggu sekali, dan lain-lain.Â