Arsik adalah salah satu masakan khas masyarakat Batak atau yang disebut juga dekke na niarsik yang memiliki arti ikan yang dimasak hingga kering. Kata 'arsik' berasal dari cara memasak hidangan ini yaitu mangarsik yang berarti hidangan ikan disiram-siram atau diguyur selama proses memasak.Masakan ini adalah simbol karunia bagi masyarakat Batak dan akan dihidangkan saat acara adat seperti pernikahan dan kelahiran. Hidangan ini disajikan dengan harapan agar orang yang menerima hidangan ini dapat memiliki hati dan perilaku yang bersih. Ikan ini dikenal dengan nama ikan bumbu kuning karena bumbunya terbuat dari kunyit, asam cikala, serai dan andaliman.
Sangsang (dibaca: saksang) adalah masakan khas suku Batak[1] yang terbuat dari daging babi, daging anjing,atau daging kerbau yang dicincang kecil dan dibumbui dengan rempah-rempah, serta dimasak baik dengan menggunakan darah hasil sembelihan hewan tersebut (margota) ataupun olahan rempah biasa tanpa darah (na so margota).Rempah yang termasuk dalam bumbu saksang antara lain; jeruk purut dan daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica, serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman.
Manuk Napinadar atau Ayam Napinadar adalah masakan khas Batak yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu, biasanya disajikan saat seseorang sedang mengalami suka cita seperti kelahiran anak, pernikahan, dan saat seseorang akan berangkat merantau. Bagi masyarakat Batak, ayam napinadar memiliki filosofi yaitu sebagai sarana untuk memanjatkan doa dan dapat memberikan semangat dan berkat. Dengan memberikan hidangan ini ke seseorang maka harapannya seseorang tersebut dapat mendapatkan kesehatan dan berkat yang melimpah.
Mi Gomak adalah makanan yang terkenal sebagai masakan khas suku Batak Toba dari Sumatra Utara. Masakan ini adalah masakan khas daerah sekitar Danau Toba, mulai dari Porsea, Balige, Laguboti, Tarutung, hingga Tapanuli Selatan. Mi ini juga dapat ditemukan di berbagai daerah di Sumatra Utara, mulai dari Medan, Siantar, Parapat, Labuhan Batu, Sibolga, hingga Deli Serdang. Tetapi Mi Gomak ini sudah terkenal diberbagai provinsi dan juga beberapa masyarakat indonesia yang berbeda provinsi menyukai makan khas batak ini.