Bandar Udara Iskandar (IATA: PKN, ICAO: WAGI (Sebelumnya : WAOI)) terletak di Kota Pangkalanbun, Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi kalimantan Tengah. Panjang landasan pacu (runway) Bandara Iskandar berukuran panjang 2.120 meter, lebar 45 meter. Untuk ukuran kota kabupaten di luar Pulau Jawa, keberadaan Bandar Udara Iskandar cukup memadai. Selain untuk keperluan militer angkatan udara, Bandara ini melayani beberapa penerbangan diantaranya Jakarta , Semarang dan Surabaya.
Potensi berkembangnya Bandar Udara Iskandar, selain didukung oleh daya tarik Taman Nasional Tanjung Puting,Habitat alami orang utan, sebagai tujuan wisata konservasi yang telah go Internasional, juga didukung oleh perkembangan pesat investor dan industri di sektor agronomi dan agrobisnis lainnya di daerah Kotawaringin Barat dan sekitarnya. Selain dari Kabupaten Kotawaringin Barat, masyarakat Kabupaten Sukamara, Lamandau dan sebagian besar dari Kabupaten Seruyan, mengandalkan Bandara Iskandar Pangkalan Bun untuk bepergian keluar pulau.
Citra Satelit Bandar Udara Iskandar-Pangkalan Bun
Nama Bandara : Iskandar
Status/Luas Lahan : Enclave Civil/42 Ha
Lokasi : Pangkalan Bun, Kab. Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah
Identitas Bandara : ICAO : WAGI
IATA : PKN
Kelas Bandara : II
Kewenangan Kontrol Udara : Aerodrome Control (ADC) & Approach Control (ACC)
Koordinat : 02˚42’15,2483” LS dan 111˚40’14,0090 BT
Azimuth : 13 – 31 (131˚17 – 311˚17)
Elevasi : ± 23 M (MSL)
Landasan Pacu (R/W) : 2.120 M X 45 M PCN: 46 F/C/X/T
Taxiway (T/W) : 87,5 M X 18 M PCN: 39 F/C/X/T
Apron : 170 M X 72,5 M PCN: 39 F/C/X/T + 131M X 76 M PCN: 40 R/B/X/T
Gedung Terminal : 3500 M2
Gedung Kargo : 516 M2