Pada era sekarang berita menjadi "menu" utama dalam deretan makanan harian "empat sehat lima sempurna". Tiada hari tanpa berita. Dari waktu ke waktu, detik demi detik, berita datang silih berganti. Beragam informasi terus berhamburan memenuhi ruang kehidupan kita setiap harinya.
Dengan banyaknya sajian berita, baik melalui media cetak maupun elektronik, kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik. Pemahaman terhadap struktur dan kaidah teks berita memudahkan kita dalam mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Berita-berita tersebut berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan penambah wawasan. Ada pepatah, seseorang yang menguasai berita (informasi), dialah yang akan menguasai dunia.
A. Menentukan Unsur-Unsur Berita Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu :
1. menjelaskan pengertian berita;
2. mengidentifkasi unsur-unsur teks berita yang kamu dengar dan kamu baca.
Perhatikan berita berikut dengan baik!
Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk. Truk-truk tersebut mengangkut barang nonsembilan bahan pokok (non sembako). Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (non sembako) pada tanggal 21–25 November. Larangan tersebut berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua. Truk gandengan, truk tempelan, dan truk kontainer.
Penumpukan truk bersumbu dua tersebut seperti di Pelabuhan Merak menyebabkan antrean truk sekitar 100 meter dari pintu masuk kapal. Antrean terjadi di dermaga satu hingga dermaga empat. Tetapi, antrean tersebut masih dalam batas normal. Antrean belum membeludak ke luar area parkir pelabuhan. Akan akibat penumpukan truk itu, beberapa sopir truk mengaku harus menunggu sekitar dua hingga empat hari untuk bisa masuk kapal.
1. Unsur-Unsur Berita Perhatikan kembali teks tentang peristiwa menjelang Lebaran pada bagian sebelumnya. Teks tersebut ternyata memiliki unsur-unsur sebagai berikut.
1. Peristiwa apa yang terjadi?
Padatnya pelabuhan Merak
2. Siapa yang mengalami peristiwa itu?
Truk-truk pengangkut barang non sembako
3. Dimana peristiwa itu terjadi?
Di pelabuhan penyebrangan Merak
4. Kapan peristiwa itu terjadi?
Sepuluh hari menjelang lebaran, Sabtu (15/11).
5. Mengapa peristiwa itu terjadi?
Adanya larangan melintas bagi truk non sembako pada tanggal 21-25 Nopember
6. Bagaimana proses terjadinya peristiwa?
Menyeybabkan antrian truk dipintu masuk kapal