Management Risiko
Management Risiko
Management Risiko K3LH
Mengapa Perlu Manajemen Risiko K3LH?
Manajemen risiko K3LH bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien dan produktif.
Apabila terjadi kecelakaan di dalam pekerjaan, maka karyawan berhak mendapatkan:
Financial benefit
Social benefit
Injuries & illnesses
Property damage
Operation Interference
FATALITY
Potensi Bahaya/Hazard :
“sesuatu yang memiliki potensi dapat menyebabkan cidera, sakit dan/atau kerusakan aset (mesin atau peralatan) atau lingkungan.”
Klasifikasi Hazard terdiri dari:
Mechanical Hazard (Bahaya Mekanik), merupakan potensi bahaya yang berasal dari benda atau proses yang bergerak yang dapat menimbulkan dampak seperti benturan, terpotong, tertusuk, dll.
Chemical Hazard (Bahaya Kimia), merupakan potensi bahaya yang berasal dari bahan kimia dalam bentuk gas, cair dan padat yang mempunyai sifat mudah terbakar, mudah meledak dan korosif.
Electrical Hazard (Bahaya Elektrik), merupakan potensi bahaya yang berasal dari arus listrik, seperti arus kuat, arus lemah, listrik statis, elektron bebas.
Psychological Hazard (Bahaya Psikologis), merupakan potensi bahaya yang berkaitan dengan aspek sosial psikologi maupun organisasi di lingkungan kerja yang dapat memberikan dampak terhadap fisik dan mental pekerja, misalnya pola kerja yang tidak teratur, waktu kerja yang diluar waktu normal, dll.
Physical Hazard (Bahaya Fisik), merupakan potensi bahaya yang berupa energi, misalnya: thermis (panas udara, panas mesin, radiasi, ledakan).
Biological Hazard (Bahaya Biologi), merupakan potensi bahaya yang berasal dari makhluk hidup (mikroorganisme) di lingkungan kerja yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, misalnya: racun, bakteri (anthrak, brucella), jamur, virus (flu, hepatitis, HIV, SARS), B3 (Bahan Berbahaya Beracun).
Risk merupakan probabilitas (kemungkinan) kerugian atau kerusakan yang terjadi dari paparan bahaya, dan kemungkinan konsekuensi yang ditimbulkan dari bahaya atau kerusakan
Risk & hazard saling berkaitan dimana risiko menjadi probabilitas kerusakan atau kerugian akibat dampak yang ditimbulkan dari hazard.
Tabel disamping menunjukkan hubungan risk & hazard yang dapat timbul di area kerja.
Teori Gunung Es dalam K3 atau disebut dengan “iceberg theory” merupakan sebuah teori yang menyampaikan bahwa kerugian tidak terlihat yang timbul karena kecelakaan kerja lebih besar daripada kerugian yang terlihat.
Management Risiko
Upaya yang terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan organisasi terkait dengan resiko.